Kimaya Sudirman Yogyakarta Hadirkan Merdeka Staycation & Merdeka Rasa
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Branch Manager Alfamart Klaten Sudarman (pertama dari kiri), Corporate Communication General Manager Alfamart Rani Wijaya (kedua dari kiri), Distribution Center Manager (DCM) Depo Wings Jogja Seno Perwironegoro (ketiga dari kiri), dan Public Relations Manager Alfamart Eris Estrada (keempat dari kiri) dalam Alfamart Warteg Gratis 2026 di Alun-alun Kidul pada Senin (9/3/2026). /Harian Jogja-Stefani Yulindriani.
Harianjogja.com, JOGJA—Program Warteg Gratis yang digagas Alfamart kembali digelar pada Ramadan 2026. Kali ini program tersebut digelar dengan jangkauan yang semakin luas.
Corporate Communication General Manager Rani Wijaya menyampaikan program sosial berkelanjutan yang telah berjalan sejak 2021 ini terus ditingkatkan kualitasnya dari sisi jumlah paket makanan berbuka puasa dan jumlah pelaku UMKM yang terlibat.
Dia menyampaikan program tersebut merupakan agenda rutin perusahaan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat sekaligus dukungan terhadap pelaku usaha kecil.
“Ini adalah program rutin kami sejak tahun 2021. Setiap tahun kami berusaha meningkatkan kualitas program Warteg Gratis ini, baik dari sisi pelaksanaan maupun jangkauan manfaatnya,” katanya dalam Alfamart Warteg Gratis 2026 di Alun-Alun Kidul pada Senin (9/3/2026).
Menurut Rani, pada tahun ini Alfamart juga mencatat pencapaian Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai bagian dari ekspansi program. Jumlah paket berbuka puasa yang dibagikan ditingkatkan, begitu pula dengan jumlah mitra UMKM warteg yang dilibatkan.
Tercatat sebanyak 102 pelaku UMKM warteg dari berbagai daerah mulai dari Aceh, Bali hingga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang turut berpartisipasi dalam program ini. Selama Ramadan, ratusan pelaku UMKM tersebut menyediakan paket berbuka puasa bagi masyarakat di sekitar wilayah usahanya.
“Dengan penambahan jumlah paket berbuka dan mitra UMKM, jangkauan penerima manfaat juga semakin luas. Kami sangat mengapresiasi para pemilik warteg yang telah mendukung program ini,” katanya.
Selain pembagian paket berbuka melalui warteg mitra, Alfamart juga menghadirkan program food truck Warteg Gratis Alfamart yang telah berkeliling ke sejumlah kota di Indonesia. Dia menuturkan sejauh ini food truck tersebut telah berkeliling dimulai dari Tangerang, Bandung, Semarang, hingga akhirnya tiba di Kota Jogja.
Rani berharap program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat yang menerima makanan berbuka, tetapi juga membantu memperkuat ekonomi mikro para pemilik warung makan.
“Kami berharap komitmen berkelanjutan ini dapat memberikan dukungan bagi perekonomian para pemilik warung serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, sopir food truck Warteg Gratis Alfamart, Tyo, mengaku terkesan dengan antusiasme masyarakat di setiap kota yang disinggahi.
Dia mengatakan momen paling berkesan selama perjalanan program tersebut adalah melihat kebahagiaan masyarakat yang menerima makanan dan bingkisan dari kegiatan tersebut.
“Yang paling berkesan itu melihat senyum orang-orang saat kami membagikan makanan dan merchandise. Rasanya bahagia sekali,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
General Motors menghentikan penjualan mobil baru Chevrolet di China setelah 21 tahun. Meski demikian, produksi tetap berlanjut untuk memenuhi pasar ekspor globa
Status desil bansos tiba-tiba naik meski kondisi ekonomi belum berubah? Ketahui penyebab kenaikan desil, dampaknya terhadap PKH dan BPNT, serta cara mengajukan
Lionel Messi kembali ke Inter Miami usai sang ayah wafat, namun The Herons kalah dramatis 2-3 dari Leon di Leagues Cup 2026 dan tersingkir.
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca