Inspira Roasters Soroti Daya Tarik Liberica dan Excelsa di Mindbrewing #4
Inspira Roasters kembali menggelar Mindbrewing #4, ajang tahunan menjadi wadah edukasi dan diskusi bagi coffee enthusiasts hingga pelaku industri kopi nasional
kopi./ Istimewa
YOGYAKARTA— Tim peneliti dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPN Veteran Yogyakarta) mengembangkan kerangka komunikasi brand kopi berbasis kearifan lokal untuk memperkuat daya saing kopi Indonesia di pasar global.
Penelitian tersebut dilakukan di tiga daerah penghasil kopi unggulan, yakni Banyuwangi, Toraja, dan Lombok. Riset ini didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Tim penelitian terdiri dari lintas disiplin, yakni bidang komunikasi, agribisnis, dan manajemen. Riset lapangan berlangsung pada Juni hingga Juli 2026 dengan menggunakan pendekatan kualitatif multisitus.
Ketua tim penelitian, Edy Susilo, mengatakan penelitian tersebut bertujuan membuktikan bahwa kopi Indonesia tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga mengandung nilai budaya yang dapat menjadi identitas brand yang kuat.
“Kami ingin memahami kopi bukan hanya sebagai komoditas, tetapi sebagai ekspresi budaya yang hidup di masyarakat,” ujarnya.
Penelitian dilakukan dengan mengamati langsung aktivitas masyarakat kopi di tiga wilayah. Tim peneliti mendatangi kebun kopi, mengikuti festival budaya, serta berdiskusi dengan petani dan komunitas lokal untuk menggali hubungan antara tradisi budaya dan strategi branding kopi.
Di Banyuwangi, penelitian menemukan brand Kopai Osing mengangkat tradisi roasting menggunakan tungku tanah liat dan kayu bakar sebagai identitas budaya lokal.
Narasi “The Heritage of Osing” kemudian dikembangkan menjadi daya tarik wisata kopi atau coffee tourism yang diminati wisatawan.
Sementara itu, kopi Toraja memanfaatkan nilai spiritual dan budaya melalui ritual adat Rambu Solo. Penamaan produk berdasarkan asal wilayah, seperti Sapan dan Sesean, turut memperkuat identitas geografis dan meningkatkan citra premium kopi Toraja di pasar internasional.
Adapun Kopi Lombok mengembangkan model bisnis berbasis social enterprise dengan mengaitkan kopi dengan budaya, sejarah, lanskap, tradisi, dan kehidupan masyarakat Lombok.
Narasi tersebut antara lain mengangkat cerita komunitas petani, tradisi Sasak, kawasan pegunungan, hingga hubungan kopi dengan kehidupan sosial masyarakat. Pendekatan ini dinilai mampu menarik konsumen muda perkotaan yang peduli terhadap nilai sosial dan budaya lokal.
Selain menemukan pola branding berbasis budaya, penelitian tersebut juga menghasilkan model komunikasi brand dalam lima tahap. Model tersebut dimulai dari kearifan lokal, proses adopsi budaya ke dalam brand, pembentukan identitas brand, strategi komunikasi berbasis digital dan festival, hingga dampak ekonomi bagi komunitas lokal.
Penelitian tersebut juga menyoroti pentingnya Indikasi Geografis (IG) sebagai perlindungan hukum terhadap identitas kopi daerah.
Menurut anggota tim peneliti, Prayudi, IG menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen global terhadap kualitas dan asal-usul produk kopi Indonesia.
“IG bukan sekadar sertifikat, tetapi perlindungan identitas budaya komunitas sekaligus penanda kualitas produk,” katanya.
Tim peneliti menilai momentum penguatan brand kopi lokal semakin terbuka setelah meningkatnya minat masyarakat terhadap produk lokal dalam beberapa tahun terakhir. Namun, keberhasilan brand lokal dinilai tidak cukup hanya mengandalkan sentimen nasionalisme.
Sebagai tindak lanjut, tim merekomendasikan pelatihan literasi digital berbasis storytelling budaya bagi pelaku UMKM kopi, pengembangan ekosistem coffee tourism, serta penyusunan standar nasional komunikasi brand kopi berbasis kearifan lokal.
Hasil penelitian tersebut saat ini sedang dipersiapkan untuk dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Inspira Roasters kembali menggelar Mindbrewing #4, ajang tahunan menjadi wadah edukasi dan diskusi bagi coffee enthusiasts hingga pelaku industri kopi nasional
Gerai KDMP Tuksono di Sentolo, Kulonprogo, dinilai strategis meski tak berada di tengah permukiman. Operasional menunggu verifikasi dan validasi.
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Masinis KA Argo Bromo Anggrek ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan di Bekasi. Ancaman hukuman maksimal 5 hingga 12 tahun penjara.
Pilur Gunungkidul di 31 kalurahan berlangsung aman. Lurah terpilih ditargetkan dilantik 26 November 2026 setelah tahapan administrasi selesai.
Paus Leo XIV menyerukan Eropa memperkuat peran menjaga perdamaian global dan mendorong dialog untuk menghentikan perang Rusia-Ukraina.