JIKF 2026: Festival Layang-Layang Jadi Ajang Kenalkan Budaya Jogja
Festival yang digelar Minggu (12/6) di Pantai Parangkusumo, Bantul, itu diikuti peserta dari 17 negara dan puluhan klub nasional.
Gardu listrik bersejarah di Solo kini jadi kafe komunitas, padukan wisata kopi dan heritage di pusat kota. /Istimewa.
Harianjogja.com, SURAKARTA—Gardu listrik bersejarah di pusat Kota Surakarta kini hadir dengan wajah baru sebagai ruang nongkrong sekaligus titik temu berbagai komunitas. Bekas fasilitas kelistrikan yang dikenal sebagai “Babon ANIEM” itu disulap menjadi kafe kekinian yang langsung menarik perhatian warga dan wisatawan.
Transformasi ini menghadirkan konsep kafe berbasis komunitas di Gardu Listrik ANIEM Mangkunegaran di Kota Surakarta. Melalui kolaborasi PT PLN (Persero) dengan Personal Coffee & Roastery, lokasi tersebut kini menjadi ruang ketiga (third place) yang dirancang berkelanjutan dan terbuka untuk berbagai aktivitas sosial.
Tak sekadar tempat menikmati kopi, kafe ini juga menawarkan pengalaman wisata sejarah. Bangunan peninggalan zaman ANIEM (Algemeene Nederlandsch Indische Electriciteit Maatschappij) yang menjadi saksi awal elektrifikasi di Solo tetap dipertahankan, sehingga pengunjung bisa menikmati suasana heritage yang unik dan Instagramable di tengah kota.
Peresmian kafe berlangsung meriah pada Jumat (10/4) dan dihadiri Direktur Legal & Human Capital PT PLN (Persero) Yusuf Didi Setiarto, Executive Vice President General Affairs Khairullah, serta General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah Bramantyo Anggun Pambudi.
Yusuf Didi Setiarto menyebut pemanfaatan aset kelistrikan ini diharapkan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.
"Tempat ini kami harapkan dapat menjadi alternatif yang lebih menarik untuk bersantai, bercengkerama bersama teman, komunitas maupun keluarga. Kami mengajak seluruh warga Solo untuk dapat mencoba kafe ini. PLN berkomitmen terus menghadirkan manfaat dari aset-aset listrik untuk kemaslahatan masyarakat," jelasnya.
Co-Founder Personal Coffee & Roastery Ridha Perwira menilai kolaborasi ini sebagai kesempatan berharga untuk melanjutkan sejarah panjang lokasi tersebut.
"Kami seperti diberikan kesempatan untuk melanjutkan cerita besar yang sudah dimulai sejak lama. Bagi kami ini bukan hanya kolaborasi namun juga kesempatan untuk belajar dan bertumbuh dengan sebesar-besarnya," ungkapnya.
Bramantyo Anggun Pambudi menambahkan, tren tempat nongkrong yang nyaman dan berkarakter kini semakin diminati berbagai kalangan.
"Kami melihat saat ini banyak kalangan senang dengan tempat nongkrong yang KALCER. Nongkrong di Gardu ANIEM Mangkunegaran yang bersejarah di pusat Kota Surakarta ini mungkin bisa menjadi suatu opsi yang menarik. Kopi dan makanannya murah, view-nya asyik, pokoknya wajib dicoba."
Ke depan, kafe ini ditargetkan menjadi pusat aktivitas rutin komunitas otomotif, pecinta kopi, seni, hingga sejarah. Selain itu, keberadaannya juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal secara mandiri sekaligus menghidupkan kembali nilai historis kawasan.
Kini, Personal Coffee & Roastery di Gardu ANIEM Mangkunegaran resmi beroperasi setiap hari dan menjadi destinasi baru bagi anak muda hingga keluarga yang ingin menikmati suasana santai bernuansa sejarah di jantung Kota Surakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Festival yang digelar Minggu (12/6) di Pantai Parangkusumo, Bantul, itu diikuti peserta dari 17 negara dan puluhan klub nasional.
Tidur siang yang tepat bisa pulihkan energi, tapi durasi & waktu harus diperhatikan. Para ahli sarankan power nap 20 menit atau 90 menit untuk pemulihan.
Korban meninggal akibat kecelakaan tiga kendaraan di Jalur Pantura Lohbener, Indramayu, bertambah menjadi 12 orang. Enam korban lainnya masih dirawat di rumah s
Timnas voli U-18 Indonesia hadapi Chinese Taipei di AVC U-18 Championship 2026. Peluang lolos ke perempat final terbuka jika Garuda Muda raih kemenangan.
Kebakaran restoran Rong Beer Na Ladprao di Bangkok tewaskan 30 orang, mayoritas terjebak di toilet. 17 perempuan dan 8 pria teridentifikasi.
Diego Forlan ditunjuk sebagai pelatih sementara Uruguay usai Marcelo Bielsa mundur. Misi Forlan: bangkitkan La Celeste dan lolos ke Piala Dunia 2030.