Advertisement

Wayang Profesor Meriahkan Pelatihan Pelayanan Fasilitas Kesehatan

Media Digital
Kamis, 30 April 2026 - 11:07 WIB
Sunartono
Wayang Profesor Meriahkan Pelatihan Pelayanan Fasilitas Kesehatan Wayang Profesor meriahkan pelatihan layanan kesehatan di Jogja. Inovasi budaya ini perkuat pelayanan prima FKTP. - Istimewa.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Inovasi pelatihan pelayanan prima fasilitas kesehatan di Yogyakarta hadir lewat pendekatan budaya. Pentas “Wayang Profesor” digunakan untuk memperkuat pemahaman tenaga kesehatan dalam meningkatkan mutu layanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).

Kegiatan pelatihan tersebut digelar dalam program pengabdian masyarakat (Abdimas) di Klinik Pratama 24 Jam “Firdaus”, Yogyakarta, Minggu (12/4/2026). Pendekatan ini dinilai efektif karena menggabungkan edukasi dengan hiburan berbasis kearifan lokal.

Advertisement

Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Ajeng Puspa Marlinda, menegaskan pentingnya penguatan pelayanan prima di fasilitas kesehatan dasar sebagai fondasi peningkatan mutu sistem kesehatan.

“Penguatan pelayanan prima (excellent service) pada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) merupakan prasyarat utama peningkatan mutu sistem kesehatan global, khususnya dalam konteks negara berkembang dan wilayah kepulauan,” ujarnya dalam sambutan kegiatan Abdimas sebagaimana rilisnya, Kamis (30/4/2026).

Sementara itu, Ketua Abdimas sekaligus dalang wayang kulit, Sidik Jatmika, menjelaskan bahwa pemilihan media wayang bertujuan menghadirkan suasana belajar yang lebih menyenangkan sekaligus efektif dalam menyampaikan pesan kesehatan.

Menurutnya, pendekatan budaya seperti wayang mampu membangun kedekatan emosional dengan peserta, sehingga materi pelayanan prima dan promosi kesehatan lebih mudah dipahami oleh pasien maupun tenaga kesehatan.

Materi pelatihan juga diperkaya dengan perbandingan praktik layanan di fasilitas kesehatan lain, termasuk Klinik Bongao Health Care di Tawi-Tawi, Filipina, guna memberikan perspektif global dalam penguatan layanan FKTP.

Pimpinan Klinik Pratama “Firdaus”, Septrivia Fryzka Moneffi, menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap program serupa dapat terus berlanjut. Ia menilai pelatihan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan di kliniknya.

Ke depan, program ini diharapkan dapat diperluas ke berbagai Klinik Pratama di lingkungan Amal Usaha Persyarikatan Muhammadiyah–‘Aisyiyah di Yogyakarta maupun wilayah lain di Indonesia, seiring kebutuhan peningkatan mutu layanan kesehatan yang semakin kompleks.

Program Pengabdian Masyarakat (Abdimas) merupakan salah satu pilar utama Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi jembatan antara dunia akademik dengan realitas kebutuhan masyarakat.

Melalui program ini, para dosen dan mahasiswa tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan serta inovasi teknologi secara teoretis, tetapi juga mengimplementasikannya secara langsung untuk memecahkan berbagai problematika sosial, ekonomi, maupun lingkungan di wilayah sasaran.

Dengan semangat kolaborasi, Abdimas bertujuan untuk memberdayakan potensi lokal, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, dan mendorong terciptanya kemandirian masyarakat yang berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Padat Karya Sleman 2026 Serap 5.024 Tenaga Kerja

Padat Karya Sleman 2026 Serap 5.024 Tenaga Kerja

Sleman
| Kamis, 30 April 2026, 11:47 WIB

Advertisement

Korban Perempuan Kecelakaan KA Hadapi Beban Ganda Saat Pemulihan

Korban Perempuan Kecelakaan KA Hadapi Beban Ganda Saat Pemulihan

Lifestyle
| Selasa, 28 April 2026, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement