Aspirasi Didengar Bupati, Warga Pesu Klaten Bersyukur Dapat Air PDAM
Tak perlu waktu lama, permintaan Sukristanto memilki sambungan air bersih untuk rumahnya langsung direspons melalui program CSR PDAM Tirta Merapi Klaten.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menerima LHP atas LKPD 2025 dari BPK di Semarang, Kamis (11/6/2026). (Istimewa/Bagian Prokopim Setda Klaten)
KLATEN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten kembali meraih prestasi dalam tata kelola keuangan daerah. Pemkab meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2025.
Selama delapan kali berturut-turut sejak 2018, Pemkab Klaten mempertahankan opini WTP. Penyerahan Laporan hasil Pemeriksaan (LHP) LKPD 2025 dilakukan oleh BPK Perwakilan Jawa Tengah di Semarang, Kamis (11/6/2026). LHP diterima langsung Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo.
Seusai kegiatan, Mas Hamenang menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, opini WTP yang kembali diraih merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh jajaran Pemkab Klaten dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang baik dan sesuai ketentuan.
“Alhamdulillah hari ini bersama-sama dengan rekan-rekan Bupati, Walikota, Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah kita menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 dari BPK. Dan alhamdulillah kita kembali mendapatkan opini WTP. Sehingga kami ucapkan selamat kepada seluruh jajaran rekan-rekan pemerintah daerah,” kata Mas Hamenang berdasarkan keterangan tertulis dari Bagian Prokopim Setda Klaten.
Keberhasilan mempertahankan opini WTP tidak hanya menjadi indikator tertib administrasi dan pengelolaan keuangan. Prestasi itu menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui program-program yang tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.
Tentu ini pencapaian yang luar biasa dan bukti bahwasanya kita bekerja semakin lebih baik dari sebelumnya. Harapannya tentu kita bisa tidak hanya sekadar mendapatkan opini WTP, tapi bagaimana dalam rangka pengelolaan keuangan daerah kita semakin akuntabel, kemudian semakin bisa membuat program-program yang tentu menjadi solusi bagi warga masyarakat di Kabupaten Klaten,” lanjut Mas Hamenang.
Mas Hamenang juga menyampaikan apresiasi kepada BPK atas pendampingan dan pemeriksaan yang telah dilakukan. Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.
“Sekali lagi terima kasih kepada BPK atas opini WTP-nya. Semoga ke depan kami dalam rangka pengelolaan keuangan di Kabupaten Klaten menjadi semakin lebih baik dan sejahtera,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tak perlu waktu lama, permintaan Sukristanto memilki sambungan air bersih untuk rumahnya langsung direspons melalui program CSR PDAM Tirta Merapi Klaten.
Bahlil Lahadalia menyiapkan program kompor listrik untuk rumah tangga daya rendah guna mengurangi impor LPG dan beban subsidi energi.
Sebanyak 6.000 liter air bersih didistribusikan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan pada musim kemarau.
Bahlil Lahadalia membentuk tim pengadaan batu bara PLN untuk mengatasi kekurangan batu bara kalori sedang akibat kendala harga DMO dan pasokan
Arab Saudi menghadapi Uruguay pada laga pembuka Grup H Piala Dunia 2026. Green Falcons mengandalkan Salem Al-Dawsari untuk menghadapi skuad bertabur bintang.
Pemkot Jogja mulai menata kabel fiber optik dengan sistem ducting bawah tanah di Jalan Kenari. Target panjang jaringan ducting mencapai 11 kilometer.