Aspirasi Didengar Bupati, Warga Pesu Klaten Bersyukur Dapat Air PDAM

Media Digital
Media Digital Senin, 15 Juni 2026 19:00 WIB
Aspirasi Didengar Bupati, Warga Pesu Klaten Bersyukur Dapat Air PDAM

Sukristanto menyampaikan terima kasih kepada Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo setelah permintaannya langsung dijawab saat kegiatan Sambung Rasa di Desa Pesu, Kecamatan Wedi, Jumat (5/6/2026). (Bagian Prokopim Setda Klaten)

KLATEN — Momen blusukan kepala daerah di tingkat perdesaan kembali membuahkan hasil nyata berupa penyelesaian masalah infrastruktur dasar warga yang mendesak.

Kebahagiaan terpancar jelas dari raut wajah Sukristanto, warga Dukuh Sarap, Desa Pesu, Kecamatan Wedi, yang menyampaikan apresiasi mendalam karena permohonannya direspons secara kilat oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo melalui fasilitas pemasangan jaringan air bersih gratis dari program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) PDAM Tirta Merapi Klaten.

Langkah taktis tersebut bermula dari agenda Sambung Rasa yang dihelat di Desa Pesu pada Jumat (5/6/2026). Dalam acara tersebut, Sukristanto awalnya didapuk menerima hadiah berupa satu unit sepeda.

Di balik rasa gembiranya memperoleh sarana transportasi roda dua, ia justru memberanikan diri menyuarakan kebutuhan yang dinilainya jauh lebih esensial bagi keberlangsungan hidup keluarganya, yakni sambungan air perpipaan.

Selama bertahun-tahun, pria tersebut mengaku terpaksa memanfaatkan air sumur yang kondisinya kerap berbau dan jauh dari kata layak konsumsi maupun sanitasi. Menanggapi curahan hati tersebut, Bupati Hamenang  yang akrab disapa Mas Hamenang langsung menginstruksikan pihak PDAM agar segera merealisasikan pemasangan saluran air bersih melalui skema CSR.

Seketika itu pula, luapan emosi haru tak terbendung dari Sukristanto. Sukristanto langsung melakukan sujud syukur di tengah arena acara. Begitu juga hadiah sepeda yang sempat dikembalikan pun pada akhirnya tetap diserahkan kepadanya. Janji pemerintah bukan isapan jempol belaka; hanya berselang beberapa hari, aliran air bersih telah tersambung secara cuma-cuma ke kediamannya.

"Pak Bupati sebagai pimpinan memberi kesempatan kepada rakyat, mau turun ke desa-desa dan saya diberi kesempatan untuk ngomong. Saya tidak mengira bahwa saya diberi momen kayak gini. Saya merasa lega alhamdulillah diberi bantuan air yang bersih dan sehat untuk MCK dan wudhu. Jadi sekarang alhamdulillah sudah pakai PAM lebih nyaman untuk wudhu, mandi. Untuk ke kakus tidak repot lagi, tinggal ngulir saja kan sudah mengalir," ungkap Sukristanto sebagaimana dikutip dari tayangan video di akun Instagram @kominfo.klaten dan @hamenang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online