PCA Ngampilan Gelar Milad Aisyiyah ke-109, Ini Dakwah Kemanusiaannya
Milad Aisyiyah ke-109 di Jogja dihadiri 500 peserta. Tekankan dakwah kemanusiaan, UMKM, dan penguatan sosial perempuan.
(Kiri ke kanan) Rex Lee, APAC GM Commercial ASUS; SY Hsu, Co-CEO ASUS ; Eric Chen, SVP, Systems Business Group ASUS Eric Khoven, Commercial Director ASUS Indonesia. /Istimewa.
JAKARTA—Perkembangan transformasi digital yang semakin pesat mendorong para profesional dan pemimpin perusahaan untuk mendefinisikan ulang kebutuhan laptop bisnis. Perangkat kerja kini tidak lagi sekadar alat operasional, melainkan aset produktivitas yang harus mampu mendukung alur kerja berbasis kecerdasan buatan (AI) secara optimal.
Menjawab kebutuhan tersebut, ASUS resmi meluncurkan ASUS ExpertBook Ultra di Jakarta, Kamis (7/5/2026). Laptop flagship ultra-portabel ini hadir dengan menggabungkan performa tinggi, mobilitas, dan teknologi AI dalam satu perangkat premium. ASUS bahkan menyematkan tagline “The Flagship of the Industry. Period.” sebagai penegasan posisinya di pasar laptop komersial global.
Salah satu keunggulan utama ASUS ExpertBook Ultra terletak pada desain dan materialnya. Laptop ini memiliki bobot hanya 0,99 kilogram, namun tetap kokoh berkat penggunaan material magnesium-aluminium AZ31B kelas kedirgantaraan.
ASUS juga melapisi bodinya dengan teknologi ASUS Nano Ceramic Technology yang memiliki tingkat kekerasan 9H atau lima kali lebih kuat dibanding standar industri. Lapisan tersebut membuat perangkat lebih tahan terhadap goresan maupun benturan ringan saat digunakan secara mobile.
“ASUS ExpertBook Ultra merupakan puncak tertinggi dari rekayasa kami. Kami merancangnya tanpa kompromi untuk pemimpin bisnis masa depan yang membutuhkan mesin bertenaga AI dengan desain yang mencerminkan elegansi,” ujar Co-CEO ASUS, S.Y. Hsu, dalam sesi keynote.

Di sektor performa, ASUS membekali ExpertBook Ultra dengan prosesor Intel Core Ultra X9 Series 3 dalam bodi yang sangat tipis. Berkat sistem pendingin ASUS ExpertCool Pro, laptop ini mampu mempertahankan performa CPU hingga 50W TDP secara stabil tanpa mengalami throttling akibat panas berlebih.
Untuk kebutuhan grafis, laptop ini menggunakan Intel Arc B390 yang diklaim mampu melampaui performa NVIDIA RTX4050 pada kelas daya tertentu. Dukungan memori berkecepatan 9600MT/s dan SSD PCIe Gen5 x4 juga membuat kecepatan baca data mencapai 14.090 MB/s, hampir lima kali lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.
Global Account Sales Director Intel APJ, Simon Chan, menjelaskan bahwa integrasi NPU terbaru memungkinkan perangkat ini menghadirkan hingga 50 TOPS komputasi AI.
“Hal ini memastikan pengguna profesional memiliki tenaga yang cukup untuk menjalankan aplikasi bisnis berbasis AI yang kompleks dengan efisiensi tinggi,” ujarnya.
ASUS ExpertBook Ultra hadir dengan layar sentuh 14 inci 3K Tandem OLED yang menawarkan tampilan tajam dan akurasi warna tinggi. Teknologi layar tersebut juga diklaim 40 persen lebih hemat daya dengan tingkat kecerahan hingga 1.400 nits, sehingga tetap nyaman digunakan di area terang maupun luar ruangan.
Untuk mendukung kebutuhan konferensi video, ASUS menyematkan sistem audio Dolby Atmos dengan enam speaker. Selain itu, laptop ini dilengkapi haptic touchpad presisi dan keyboard tahan tumpahan cairan (spill-resistant) yang nyaman digunakan untuk mengetik dalam waktu lama.
Di sektor keamanan, ASUS menerapkan standar NIST SP 800-193 melalui fitur BIOS self-healing yang mampu memperbaiki sistem secara otomatis saat terjadi serangan. Sistem keamanan juga diperkuat dengan autentikasi biometrik ganda berupa pemindai sidik jari dan pengenal wajah berbasis infrared (IR facial recognition).
ASUS turut menggandeng Microsoft dalam pengembangan ekosistem AI. Lee Edgerton dari Microsoft Asia menjelaskan bahwa integrasi Microsoft Copilot+ dan MyExpert AI memungkinkan berbagai proses berbasis AI, seperti transkripsi rapat hingga pencarian dokumen berbasis Retrieval-Augmented Generation (RAG), dijalankan langsung di perangkat tanpa harus mengirim data ke cloud.
Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keamanan data sensitif perusahaan.
Brand Ambassador ASUS Commercial Indonesia, Gita Wirjawan, menilai daya tahan baterai menjadi faktor penting bagi profesional dengan mobilitas tinggi.
“Bagi profesional yang sering berpindah dari bandara ke ruang rapat, baterai yang tahan hingga 26 jam dan kemampuan pengisian daya cepat—enam jam produktivitas hanya dalam 15 menit pengisian—menjadi fitur yang sangat krusial,” ujar Gita.
Dengan berbagai fitur premium yang dihadirkan, ASUS ExpertBook Ultra diposisikan bukan sekadar laptop bisnis, melainkan perangkat kerja masa depan yang menggabungkan performa tinggi, keamanan, mobilitas, dan dukungan AI dalam satu ekosistem terpadu.
ASUS ExpertBook Ultra ditawarkan dalam beberapa konfigurasi dengan harga mulai dari Rp 38.499.000 untuk model Windows Home yang ditenagai Intel Core Ultra 5 325 dengan kapasitas penyimpanan 512GB, dan mencapai Rp 82.499.000 untuk konfigurasi tertinggi dengan Intel Core Ultra X7 358H, penyimpanan 2TB, serta RAM 64GB LPDDR5X. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Milad Aisyiyah ke-109 di Jogja dihadiri 500 peserta. Tekankan dakwah kemanusiaan, UMKM, dan penguatan sosial perempuan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.
Prabowo tegas minta BPKP tetap periksa pejabat yang diduga menyimpang tanpa melihat kedekatan dengan dirinya.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.