Awan Panas Gunung Merapi Teramati Sejauh 1,2 Km
Gunung Merapi kembali muntahkan awan panas sejauh 1,2 km ke arah barat daya pada Senin (7/6/2021). Awan panas juga terpantau terjadi dalam beberapa hari sebelumnya secara berturut-turut.
Gunung Merapi kembali muntahkan awan panas sejauh 1,2 km ke arah barat daya pada Senin (7/6/2021). Awan panas juga terpantau terjadi dalam beberapa hari sebelumnya secara berturut-turut.
Gunung Merapi hingga kini terus meluncurkan lava pijar.
Aktivitas Gunung Merapi dalam periode pengamatan Senin (31/5/2021) pukul 00.00 WIB - 24.00 WIB teramati sejumlah guguran lava dari puncak Merapi. Seluruh guguran lava itu masih menuju ke arah barat daya.
Sebelumnya, sebuah unggahan akun Instagram @Gunarto_Song menunjukkan foto dengan cahaya berkelebat hijau yang muncul di dekat Gunung Merapi. Fenomena itu juga dikonfirmasi melalui pantauan CCTV Merapi dan Pos Kalitengah Kidul.
Aktivitas erupsi Gunung Merapi masih terus terjadi. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat Merapi memuntahkan awan panas guguran sejauh 3 km pada Minggu (30/5/2021), jarak luncur terjauh selama periode erupsi 2021.
Aktivitas erupsi Gunung Merapi terpantau masih relatif tinggi. Pada Rabu (26/5/2021), teramati Merapi masih memuntahkan awan panas guguran dan lava pijar ke arah barat daya.
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 1.000 meter (satu kilometer) ke arah barat daya pada Selasa (25/5/2021).
Gunung Merapi tercatat kembali meluncurkan dua kali awan panas guguran dengan jarak luncur paling jauh hingga 2.000 meter ke arah barat daya pada Jumat (21/5/2021) dini hari.
Aktivitas erupsi Gunung Merapi masih terus terjadi. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat terjadi awan panas guguran pada Selasa (18/5/2021) pukul 08.56 WIB.
Meski tidak setinggi pekan sebelumnya, aktivitas erupsi Gunung Merapi masih terus terjadi. Dalam tiga hari terakhir teramati kemunculan awan panas disertai guguran lava pijar.