Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas, Ini Daftar Desa yang Diguyur Hujan Abu
Hujan abu sedang hingga tebal juga terjadi di Desa Kapuhan, Mangunsari, Soronalan, dan Ketep di Kecamatan Sawangan.
Hujan abu sedang hingga tebal juga terjadi di Desa Kapuhan, Mangunsari, Soronalan, dan Ketep di Kecamatan Sawangan.
BPPTKG mengimbau agar warga tetap berada di dalam ruangan, mengenakan masker, kacamata dan tutup sumber air jika diperlukan.
Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan aktivitasnya pada Senin (16/8/2021) pagi. Awan panas guguran terjadi pukul 05.53 WIB dengan durasi 286 detik dengan jarak luncuran material mencapai 3,5 kilometer dari puncak.
Gunung Merapi terus menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Pada Minggu (15/8/2021) dinihari terjadi 10 kali guguran lava pijar serta satu kali awan panas yang mengarah ke barat daya.
Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas pada Sabtu (14/8/2021) pagi. Jarak luncur material tersebut mencapai dua kilometer dari puncak.
Gunung Merapi yang telah ditetapkan Erupsi sejak 4 Januari lalu, saat ini tengah kembali memasuki masa ekstrusi. Masyarakat di sekitar Merapi diimbau untuk tidak beraktivitas di sungai khususnya pada sungai di sisi barat daya dan tenggara.
Gunung Merapi mengalami peningkatan aktivitas erupsi dalam beberapa hari terakhir. Hujan abu dilaporkan kerap terjadi di daerah magelang Jawa Tengah. Meski demikian, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan (BPPTKG) belum akan menaikkan status Merapi.
Gunung Merapitercatatmeluncurkan empat kali awan panas guguran dengan jarak luncur paling jauh hingga 3.000 meter (3 km) ke arah barat daya.
Merapi kembali memuntahkan awan panas dengan jarak luncur sekitar 3 kilometer dari puncak pada Selasa (10/8/2021) pagi.
Muntahan awan panas dan lava yang terjadi di Merapi pada Minggu (8/8/2021) pagi mengakibatkan hujan abu di sejumlah lokasi di kawasan Merapi. Berdasarkan data BPPTKG terpantau ada enam lokasi yang mengalami dampak hujan abu. Selain itu awan panas Merapi juga terjadi pada Minggu pagi.