Kabut Tebal Warnai Pencarian Selamiyo di Lereng Merapi
Kabut tebal di puncak Gunung Merapi mewarnai pencarian penyintas Selamiyo, 35, di kawasan Klangon, Kalitengah Lor, Kalurahan Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, Sleman, Kamis (23/9/2021).
Kabut tebal di puncak Gunung Merapi mewarnai pencarian penyintas Selamiyo, 35, di kawasan Klangon, Kalitengah Lor, Kalurahan Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, Sleman, Kamis (23/9/2021).
Seorang pria bernama Selamiyo, 35 tahun, warga padukuhan Padukuhan Kalitengah Lor, Kalurahan Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, Sleman dilaporkan hilang di Kawasan Gunung Merapi Selasa (21/9/2021).
Gunung Merapi mengeluarkan 18 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter ke arah barat daya berdasarkan pengamatan pada Selasa pukul 00.00-06.00 WIB.
Gunung Merapi mengalami 120 kali gempa guguran dalam 24 jam terakhir selama Jumat (17/9/2021). Dalam periode itu terpantau 14 kali guguran lava pijar.
Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah mengalami 11 kali luncuran guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1,8 kilometer ke arah barat daya pada Jumat pukul 00.00 hingga 06.00 WIB.
Gunung Merapi meluncurkan lava pijar sebanyak 11 kali dalam pengamatan periode pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB, Selasa (14/9/2021). Selama periode ini merapi tidak menunjukkan adanya aktivitas awan panas guguran.
Intensitas erupsi Gunung Merapi terpantau rendah dalam sepekan terakhir. Terhitung pada 3-9 September, hanya terjadi satu kali awan panas guguran. Sementara untuk guguran lava dan kegempaan masih cukup banyak, meski tidak sebanyak beberapa pekan sebelumnya.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah mengalami 239 kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Senin (6/9) pukul 00.00-24.00 WIB.
Merapi kembali muntahkan awan panas pada Kamis (2/8/2021) pagi. Material awan panas guguran ini meluncur dengan jarak sampai dua kilometer.
Awan panas guguran Merapi yang terjadi pada Pukul 16.20 WIB menimbulkan hujan abu pada sejumlah kecamatan di Magelang, Jawa Tengah.