Gunung Merapi Dijaga Lebih Ketat Selama Libur Nataru
Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) melakukan penjagaan ketat dari pendaki yang ingin mendaki Gunung yang masih berstatus waspada level II tersebut.
Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) melakukan penjagaan ketat dari pendaki yang ingin mendaki Gunung yang masih berstatus waspada level II tersebut.
Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) sudah berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi pendaki yang ingin mendaki Gunung yang masih berstatus waspada level II untuk merayakan momen pergantian tahun baru.
Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah mengalami tiga kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Kamis (5/12) mulai pukul 00:00-24:00 WIB. Aktivitas itu terekam Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).
Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami dua kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Senin (18/11/2019) mulai pukul 00:00-06:00 WIB.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BBPTKG) Kementerian ESDM meminta masyarakat tidak panik terkait letusan Gunung Merapi.
Adapun beberapa kecamatan yang berada di lereng barat Merapi, kata Makwan, sejauh tidak ada guyuran hujan abu.
Gunung Merapi meletus pada Minggu (17/11/2019) pukul 10.46 WIB. Tinggi kolom letusan mencapai 1.000 meter.
Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas, Minggu (17/11/2019).
Menjelang musim hujan, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogja mengingatkan warga dan semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di sekitar Sungai Gendol yang berhulu di Gunung Merapi.
Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas letusan pada Sabtu (9/11/2019) pukul 06.21 WIB. Sejumlah lokasi di Jawa Tengah yang berdekatan dengan Gunung Merapi dilaporkan hujan abu tipis.