BPBD Sleman: Radius Banjir Lahar Hujan Bisa Capai 5 Kilometer
Intensitas hujan yang masih tinggi, khususnya yang terjadi di kawasan puncak Merapi, bisa membuat aliran banjir lahar hujan mencapai hingga radius lima kilometer.
Intensitas hujan yang masih tinggi, khususnya yang terjadi di kawasan puncak Merapi, bisa membuat aliran banjir lahar hujan mencapai hingga radius lima kilometer.
Hujan deras di puncak gunung Merapi berdampak pada banjir lahan hujan dengan intensitas kecil di Kali Gendol, Cangkringan, Kamis (6/2/2020). Ini merupakan banjir lahan hujan ketiga yang terjadi tahun ini.
Erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada tahun 1961 memaksa pengosongan empat desa di wilayah Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Keberadaan empat desa yang berjarak sekitar 3 km dari puncak Merapi itu kini ditinggal oleh seluruh penghuninya.
Masalah ganti rugi eks dua desa yakni Desa Kali Gesik dan Desa Ngori di Lereng Merapi mencuat. Proses ganti rugi kepemilikan lahan bagi warga di eks dua desa terdampak letusan Merapi tahun 1961 itu, hingga kini belum diberikan.
Pemkab Sleman mengesahkan dokumen Rencana Kontijensi erupsi Gunung Merapi. Rencana Kontijensi tersebut sebagai upaya mitigasi bencana jika terjadi keadaan yang darurat akibat erupsi Gunung Merapi.
Kawasan wisata Gunung Merapi menjadi magnet bagi warga Jogja untuk menikmati suasana awal tahun.
Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) melakukan penjagaan ketat dari pendaki yang ingin mendaki Gunung yang masih berstatus waspada level II tersebut.
Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) sudah berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi pendaki yang ingin mendaki Gunung yang masih berstatus waspada level II untuk merayakan momen pergantian tahun baru.
Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah mengalami tiga kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Kamis (5/12) mulai pukul 00:00-24:00 WIB. Aktivitas itu terekam Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).
Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami dua kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Senin (18/11/2019) mulai pukul 00:00-06:00 WIB.