Merapi Keluarkan Guguran Lava 3 Kali
Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava ke arah hulu Kali Gendol pada Senin (12/8/2019). Guguran lava sebanyak tiga kali.
Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava ke arah hulu Kali Gendol pada Senin (12/8/2019). Guguran lava sebanyak tiga kali.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan awan panas guguran dengan jarak luncur 800 meter ke arah hulu Kali Gendol pada Kamis (8/8/2019) malam.
Aktivitas sejumlah gunung api di Indonesia meningkat di luar batas normal selama Juli 2019. Beberapa gunung api tersebut yaitu Tangkuban Parahu di Jawa Barat, Karangetang di Sulawesi Utara, Merapi di DIYdan Jawa Tengah serta Kerinci di Jambi dan Sumatra Barat.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mengeluarkan satu kali awan panas guguran dengan jarak luncur 1.000 meter ke arah hulu Kali Gendol pada Rabu.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah meluncurkan empat kali guguran lava pijar ke arah hulu Kali Gendol pada Sabtu (6/7/2019).
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah pada Minggu (30/6/2019) meluncurkan satu kali guguran lava pijar sejauh 850 meter.
Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tangah meluncurkan dua kali guguran lava pijar ke arah hulu Kali Gendol pada Senin, menurut Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).
Gunung Merapi kembali mengeluarkan wedhus gembel atau awan panas pada Kamis (20/6/2019) pagi. Jarak luncurnya mencapai 1,2 kilometer ke arah hulu Kali Gendol.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan satu kali awan panas guguran dengan jarak 1.200 meter pada Kamis.
Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto mengatakan Dewan akan meminta Pemda DIY untuk mengevaluasi kegiatan pertambangan di alur sungai sekitar Merapi.