Taman Nasional Gunung Merapi Dibuka Kembali, wisatawan Berdatangan
Objek wisata di Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) mulai dibuka kembali pada Senin (11/6/2018). Pengunjung mulai ramai berkunjung ke beberapa objek wisata di TNGM.
Objek wisata di Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) mulai dibuka kembali pada Senin (11/6/2018). Pengunjung mulai ramai berkunjung ke beberapa objek wisata di TNGM.
Menjelang Lebaran, warga Desa Balerante, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah lebih memilih tetap bertahan di tempat tinggalnya di kawasan lereng Gunung Merapi, meskipun sejak beberapa waktu lalu terjadi letusan minor
Dalam rangkaian erupsi pada 2018, pelepasan gas sangat dominan.
Kawah Gunung Merapi diskenariokan runtuh, untuk mendorong rencana kontingensi apabila bencana alam tersebut benar-benar terjadi.
-Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) masih ditutup pasca erupsi freatik terjadi pada Juni (1/6/2018). Menurut BTNGM, penutupan tersebut bukan semata-mata karena kondisi Gunung Merapi, tapi sebagai bagian dari persiapan menyambut lonjakan kunjungan di libur lebaran.
Salah satu hal penting yang perlu dilakukan dalam status waspada ini, adalah edukasi masyarakat bahwa erupsi yang terjadi tidak terlalu mengancam.
Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menegaskan objek wisata yang berada di luar radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi aman dikunjungi wisatawan
Gunung Merapi di perbatasan DIY-Jawa Tengah kini berstatus waspada. Selain itu, ternyata, ada 18 gunung lain dalam kondisi status yang sama
Dua hari terakhir, Gunung Merapi tidak mengalami erupsi. Dari puncak, teramati adanya embusan-embusan kecil. Salah satu yang jelas terlihat adalah embusan kecil pukul 09.50 WIB, Minggu (3/6/2018), yang bersumber dari rekahan kubah lava sisa erupsi 2010. Selain embusan kecil, juga terjadi gempa low frequency. Gempa ini biasanya mengindikasikan adanya aliran fluida magma.
Gunung Merapi menyemburkan asap solfatara pada Minggu (3/6/2018). Keluarnya asap terjadi sekira pukul 04.13 WIB.