Waspadai Ribuan Hoaks Terkait Covid-19 Beredar di Masyarakat
Kemenkominfo telah melakukan klarifikasi terhadap 1.016 informasi menyesatkan (disinformasi) dan hoaks mengenai Covid-19 yang beredar per 5 Agustus 2020.
Kemenkominfo telah melakukan klarifikasi terhadap 1.016 informasi menyesatkan (disinformasi) dan hoaks mengenai Covid-19 yang beredar per 5 Agustus 2020.
Beredar kabar yang menyebut bahwa Smarfren menawarkan hadiah mobil kepada pihak sekolah jika menggunakan jasa Smartfren dalam program kuota internet gratis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendibud). Namun, PT Smartfren Telecom Tbk. membantah kabar tersebut.
Polda Metro Jaya akan kembali periksa musisi Erdian Aji Prihartanto atau Anji setelah tim penyidik mendatangkan Hadi Pranoto.
Sebuah pesan berantai berisi tentang biaya asuransi kirim barang di JNE yang mencapai jutaan rupiah beredar di media sosial belakangan ini. Dalam pesan tersebut biaya yang harus dikeluarkan customer bisa mencapai Rp1,75 juta.
-Beredarnya kabar pungutan Rp87 miliar dalam proses penerimaan mahasiswa baru Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dinilai sangat merugikan. Pihak kampus berniat membawa akun media sosial penyebar hoaks tersebut ke ranah hukum.
Pada masa pandemi Covid-19 ini, banyak berseliweran berita tidak benar atau berita bohong alias hoaks di masyarakat. Bentuknya bisa dalam bentuk disinformasi maupun misinformasi.
Kominfo menggandeng Bareskrim Mabes Polri untuk melakukan tindakan penegakan hukum bagi penyebar dan pembuat hoaks menjelang Pilkada serentak 2020.
Pada masa pandemi ini, kita sering mendapati aktivitas pengukuran suhu tubuh menggunakan alat pengukur suhu saat memasuki sebuah tempat.
Beredar di media sosial surat edaran tentang Permintaan Data Siswa Berprestasi Tahun Ajaran 2019/2020.
Warga Dusun Karakan, Sidomoyo, Godean mengalami isu tak sedap. Mereka sempat dikucilkan akibat kabar hoaks terkait dengan virus Corona.