DISNAKERTRANS DIY: Perayaan Hari Buruh Seyogianya Diwarnai Hal Positif
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY Andung Prihadi Santoso menyampaikan, Hari Buruh seyogianya diwarnai dengan berbagai kegiatan positif.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY Andung Prihadi Santoso menyampaikan, Hari Buruh seyogianya diwarnai dengan berbagai kegiatan positif.
Tidak terselesaikannya kasus Marsinah sampai saat ini adalah bentuk pemerintah tidak hadir melakukan hal konkret untuk melindungi hak buruh dan keluarganya.
Peringatan Hari Buruh (May Day) ke-132 tingkat DIY yang dilaksanakan di Kabupaten Gunungkidul, Selasa (1/5/2018) berjalan kalem. Pasalnya orasi dan demo yang identik dalam peringatan tersebut justru diganti dengan alunan musik dangdut serta kegiatan kegiatan lain seperti jalan sehat dan senam massal.
Pekerja rumahan di DIY menggelar unjuk rasa di Malioboro, Selasa (1/5/2018) karena merasa diabaikan. Mereka menuntut pemerintah dan pengusaha memberikan gaji sesuai standar upah minimum provinsi (UMP), perlindungan, jaminan waktu kerja dan menanggung biaya produksi.
Buruh gendong di DIY menuntut pemerintah agar pekerjaan mereka diakui dan mendapat perlindungan dari negara.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melakukan teken kontrak politik dengan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dalam peringatan Hari Buruh, Selasa (1/5/2018).
Demonstrasi memperingati Hari Buruh Sedunia di simpang tiga UIN Sunan Kalijaga, Caturtunggal, Depok berakhir dengan kericuhan. Akibatnya sejumlah aktivis ditangkap polisi.
Jika Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menunjukkan dukungannya terhadap Prabowo menjadi calon presiden, buruh transporsasi menghendaki kepemimpinan Jokowi selama dua periode.
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengusung Prabowo sebagai calon presiden (capres) pada Pemilu 2019. KSPI memastikan akan ada teken kontrak politik antara KSPI dan Prabowo.
May Day atau Hari Buruh selalu biasanya diperingati dengan melakukan aksi demo untuk menyuarakan tuntutannya. Namun, para buruh di Bantul memilih cara yang berbeda.