Sidak, Petugas Temukan Perusahaan Plastik di Batam Timbun Sampah Impor
Sidak mendapati adanya sampah impor dari Eropa dan Amerika.
Sidak mendapati adanya sampah impor dari Eropa dan Amerika.
Ketua Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB Dr Ario Damar menyatakan pencemaran laut yang mengancam biota laut tidak hanya berasal dari sampah plastik saja tapi juga sampah organik (kayu, sisa makanan, sisa tubuh makhluk hidup) dan gumpalan material berminyak.
Para Menteri Lingkungan Hidup dari negara-negara G20 sepakat mengadopsi implementasi kerangka kerja baru dalam rangka mengatasi masalah limbah plastik laut skala global.
Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan internasional antarnegara Asia Timur dan Asia Tenggara guna membahas persoalan sampah laut. Persamuhan akan dihelat pada pada 17 - 21 Juni 2019 di Nusa Dua, Bali.
Investigasi terhadap 65 kontainer yang diduga mengandung limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) oleh tim gabungan dari Kementerian Bidang Kemaritiman, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam dan Kantor Pelayanan Umum Bea Cukai Batam berlanjut.
Sebanyak lima kontainer sampah dipulangkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kementerian LHK) ke Amerika Serikat. Pemerintah menegaskan bahwa Indonesia bukan tempat sampah, demikian diwartakan AFP, Sabtu (15/6/2019).
Selama libur lebaran pada tahun ini kawasan Pantai Parangtritis setiap harinya menerima kotoran sampah sebanyak 3 ton, dibandingkan pada hari biasa peningkatan ini terhitung sangat tinggi.
Libur Lebaran, sampah yang dihasilkan oleh tempat wisata meningkat cukup signifikan.
Pada awal 2021 nanti, Kanada akan mulai melarang penggunaan plastik sekali pakai. Tujuannya untuk memangkas sampah yang tak bisa didaur ulang dan melindungi laut.
Selama masa Lebaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mengimbau masyarakat agar meminimalkan produksi sampah. Lewat akun resmi Instagram, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja memberi beberapa tip Lebaran tanpa sampah.