Mas Jos di Mantrijeron Kurangi Volume Sampah 2 Ton per Hari
Upaya pengurangan timbunan sampah di Kemantren Mantrijeron, Jogja semakin diperkuat
Upaya pengurangan timbunan sampah di Kemantren Mantrijeron, Jogja semakin diperkuat
DPRD Kota Jogja merancang Raperda yang mengatur rencana penghapusan retribusi sampah dari masyarakat.
Kondisi sungai di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), terutama Sungai Code, Winongo, dan Gajah Wong, dinilai mengalami perbaikan
Seluruh pengelola kawasan industri, perniagaan, dan wisata diwajibkan untuk menyelesaikan persoalan sampahnya secara mandiri
Kepala daerah, mulai dari gubernur hingga bupati dan wali kota, diminta bersikap tegas dalam menertibkan tempat pembuangan sampah (TPS) sementara yang ilegal
Sultan HB X menekankan masyarakat Jogja harus menjaga kebersihan sungai karena UNESCO mengevaluasi pengakuan Sumbu Filosofi setiap lima tahun.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja meluncurkan program Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos) beberapa waktu lalu. Melalui program tersebut, Kemantren Pakualaman be
Program pengurangan sampah di Kota Jogja disebut menunjukkan hasil positif. Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menyampaikan bahwa beberapa depo sampah berhasil
Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang melibatkan peran pemuda dalam upaya mengatasi krisis sampah. Generasi muda dinilai memiliki kreativitas dan inovasi.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengizinkan sampah Kota Jogja yang dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Bantul hanya sampai akhir 2025.