PENGABDIAN MASYARAKAT UNISA YOGYAKARTA: Gerakan Ottoman Hijau, Mahasiswa Unisa Wakafkan Tempat Sampah
Ketua pelaksana kegiatan penyuluhan, Juli Suhaidi menyebut agenda ini sebagai pengabdian mahasiswa Unisa Yogyakarta untuk masyarakat.
Ketua pelaksana kegiatan penyuluhan, Juli Suhaidi menyebut agenda ini sebagai pengabdian mahasiswa Unisa Yogyakarta untuk masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Bantul meresmikan pengoperasian Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Kelurahan Potorono, Banguntapan.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyampaikan 8000 ASN diwajibkan membuat Biopori untuk menangani polemik di Bumi Projotamansari.
Anggota Komisi C DPRD Bantul Sugeng Sudaryanto meminta Pemkab Bantul mengevaluasi capaian program Bantul Bersih Sampah (Bersama) 2025.
Kelurahan Brontokusuman terdiri dari 23 RW, yang masing-masing memiliki transporter untuk mengangkut residu sampah organik ke TPS.
Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Pandak membuktikan bahwa persoalan sampah organik bisa diselesaikan dengan cara sederhana tapi konsisten.
Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Pandak, Bantul sukses mengelola sampah organik dengan membuat jugangan (lubang di tanah). Program membuat jugangan di Kalurahan
Kemantren Kotagede mengelola sampah organik dengan menggunakan lodong sisa dapur (Losida) menjadi kompos. Pengolahan sampah tersebut dilakukan untuk mengurangi
Pemerintah Kelurahan Tegalpanggung, Kemantren Danurejan, terus meningkatkan pengelolaan sampah mandiri.
Pemerintah Kabupaten Bantul akan membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) baru di Kalurahan Bawuran, Kapanewon Pleret.