Soal Ganti Rugi Lahan yang Terkena Tol Jogja, Bupati Sleman: Harus Ganti Untung
Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan Pemkab siap mendukung program Pemerintah Pusat dalam pembangunan tol Jogja-Solo maupun Jogja-Bawen.
Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan Pemkab siap mendukung program Pemerintah Pusat dalam pembangunan tol Jogja-Solo maupun Jogja-Bawen.
Rest area dipastikan bakal dibangun untuk mendukung keberadaan tol Solo-Jogja dan Jogja-Bawen yang melintasi wilayah DIY.
Biaya pembebasan lahan untuk keperluan tol Solo-Jogja dan Jogja-Bawen yang melintasi DIY disebut mencaai Rp4 triliun.
Besaran uang untuk membebaskan lahan bagi terdampak pembangunan tol di wilayah DIY bikin ngiler. Pemerintah Pusat melalui Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Kementerian PUPR menyiapkan anggaran sebesar Rp4 triliun untuk pembebasan lahan pembangunan jalan tol untuk wilayah DIY.
Sleman berbenah menyambut keberadaan tol. Jalan sirip di sekitar jalur tol akan dilebarkan.
Di Sumatra, sedikitnya ada sepuluh ruas yang sedang dan akan dibangun.
Sebanyak 40 hektare lahan pertanian di DIY diperkirakan balak terkena proyek tol Solo Jogja dan Jogja-Bawen.
Rest area dipastikan bakal dibangun untuk menunjang keberadaan jalan tol Solo-Jogja-Yogyakarta International Airport (YIA).
Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengakomodasi keinginan Pemkab Sleman terkait dengan keberadaan rest area di kawasan tol Solo-jogja-YIA yang akan melintasi wilayah tersebut. Namun rest area tersebut ditegaskan bukan bagian dari investasi tol sehingga menjadi milik Pemda DIY.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mengharapkan tol Solo-Jogja-Bawen yang melintasi wilayah Sleman tetap dilengkapi fasilitas rest area guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi, khususnya usaha mikro kecil menengah (UMKM).