Pengamat Sebut Ekspor Beras Indonesia Bisa Berisiko Tinggi
Indonesia dalam 3-4 bulan ini memang mengalami surplus beras. Kendati begitu, surplus itu terjadi karena Maret-April 2025 merupakan musim panen raya.
Indonesia dalam 3-4 bulan ini memang mengalami surplus beras. Kendati begitu, surplus itu terjadi karena Maret-April 2025 merupakan musim panen raya.
Arahan ini, kata Erick sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat sektor pangan sebagai pilar utama pembangunan ekonomi nasional.
Presiden Prabowo Subianto menyebut produksi beras di Indonesia saat ini melimpah, ia pun mengizinkan adanya ekspor ke beberapa negara.
Perum Bulog mengejar target serapan beras setara musim panen raya yaitu 3 juta ton. Saat ini, Bulog baru menyerap 1,3 juta ton setara beras.
Hasilnya peneliti menyebut bahwa beras merah mengandung hingga 40 persen lebih banyak arsenik karsinogenik daripada beras putih.
Kabupaten Bantul mulai panen raya pada awal April 2025. Dalam panen raya kali ini, produktivitas padi di Bantul melebihi rata-rata nasional.
Dyah Roro Esti Widya Putri berkoordinasi dengan Satgas Pangan untuk mengusut kasus pengusaha nakal yang diduga mengubah kemasan beras medium menjadi premium.
Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan atau Zulhas menargetkan Perum Bulog bisa menyerap 750 ribu ton hingga 800 ribu ton setara beras
Bulog merespons terkait kabar beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang beredar mengalami pengurangan takaran atau volume. Bulog memastikan beras s
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan tidak ada izin impor beras konsumsi pada 2025, sebagai langkah untuk memaksimalkan penyerapan beras