Kompolnas Anggap Tak Masalah Komjen Listyo Sigit Dinilai Terlalu Muda Jadi Kapolri
Kritik yang menilai Listyo Sigit terlalu muda untuk menjadi kapolri tidak ada hubungannya dengan kemampuan.
Kritik yang menilai Listyo Sigit terlalu muda untuk menjadi kapolri tidak ada hubungannya dengan kemampuan.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengatakan Komisi III DPR RI akan mendalami penjelasan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) terkait calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) pada Senin (18/1/2021) pagi.
Kapolri termuda dalam sejarah RI yakni Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo yang merupakan kapolri pertama.
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) enggan memaparkan detail transaksi keuangan milik calon Kapolri Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo.
DPRangkat bicara soal laporan transaksi keuangan Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo yang diberikan PPATK.
PengajuanĀ Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri baru oleh Presiden Joko Widodo memunculkan respons dari berbagai pihak. Ada yang setuju dan ada pula yang menolak.
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan melalui akun Twitternya berharap kepada Komjen Listyo Sigit dapat mereformasi internal Polri.
Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Buya Ahmad Syafii Ma'arif menyampailan bahwa Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo yang diajukan menjadi calon kapolri oleh Presiden Jokowimerupakan sosok yang ideal dan tepat. Menurutnya, Listyo memiliki hubungan yang baik dengan semua kalangan tanpa membeda-bedakan.
Hari Senin, calon kapolri akan diundang ke Komisi III DPR untuk membuat makalah selama 1-2 jam.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo yang baru ditunjuk sebagai calon Kapolri untuk melengkapi dokumen yang disampaikan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).