Kapan Harga Daging Sapi Bakal Naik Jelang Lebaran, Ini Prediksinya
Jelang Lebaran harga daging sapi segar diprediksi naik. Kenaikan diperkirakan bakal terjadi sekitar 5-7 hari jelang Idulfitri.
Jelang Lebaran harga daging sapi segar diprediksi naik. Kenaikan diperkirakan bakal terjadi sekitar 5-7 hari jelang Idulfitri.
Stok daging ayam dari luar DIY mulai meningkat. Hal tersebut dinilai membantu menurunkan harga daging ayam di DIY yang masih tinggi.
Para pedagang daging ayam masih menilai harga daging ayam terlampau tinggi meskipun stok daging ayam berangsur normal. Para pedagang masih harus menurunkan harga ayam saat siang hari dari Rp42.000 per kilogram menjadi Rp40.000 per kilogram. Namun mereka masih mengalami kerugian.
Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian melakukan peluncuran operasi pasar daging ayam beku yang dijual seharga Rp31.000 per kilogram di Toko Tani Indonesia Centre, Pasar Minggu, Sabtu (28/7/2018).
Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY dengan menggelontorkan 500 kg daging ayam potong. Harga jualnya pun lebih rendah dari harga pasaran yakni Rp32.000 per kg
Sejumlah pedagang ayam potong di Pasar Argosari, Wonosari, memilih libur berdagang lantaran harga yang melambung disebabkan stok yang menipis.
Kepala Dinas Perdagangan Bantul Subiyanta Hadi mengakui harga ayam masih tinggi meski perayaan hari raya Idulfitri telah berakhir. Ia pun memiliki usulan agar pemkab bisa menjalin kerjasama dengan para peternak.
Sejumlah pedagang daging ayam, daging sapi, ikan air tawar dan ikan laut menantikan momen prepegan. Di masa itu, aktivitas jual beli akan berlangsung pagi hingga petang, dan jumlah pembeli dan harga naik berkali lipat. Untuk saat ini, harga daging sapi masih terpantau stabil, yaitu berkisar Rp120.000 per kilogram (kg).
Satuan tugas (Satgas) pangan Polres Gunungkidul akan lakukan penyelidikan terkait dengan dugaan penemuan daging babi yang dioplos dengan sapi serta adanya ayam tiren yang dijual di sejumlah Pasar di Gunungkidul.
Harga daging ayam ras di DIY terus menanjak jelang Lebaran