Geledah Rumah Teroris di Lampung, Densus 88 Sita Bahan Peledak
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menyita sejumlah bahan peledak setelah menggeledah kediaman tersangka teroris Aul Putra Daulah alias Arif Hidayat.
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menyita sejumlah bahan peledak setelah menggeledah kediaman tersangka teroris Aul Putra Daulah alias Arif Hidayat.
Dua rumah di Kecamatan Enggal, Kota Bandarlampung, Senin, digeledah Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri dan Inafis Polresta Bandarlampung terkait dugaan terorisme. Dua lokasi tersebut terdapat di Kelurahan Pelita, Gg Waway dan Gg pelita. Penggeledahan tersebut terkait dugaan terorisme atas nama Riko dan Yudistria.
Polisi mengamankan dua pria yang diduga terkait jaringan teroris, Jumat (18/10/2019). Dua pria tersebut berinisial RI, 43, warga Desa Tanjung Morawa dan RK, 30 warga Desa Telaga Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.
Sehari sebelum pelantikan presiden-wakil presiden masa jabatan 2019-2024, personel Detasemen Khusus 88 Kepolisian Indonesia menangkap dua orang terduga teroris di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat malam (18/10/2019).
Ledakan-ledakan terjadi di sebuah masjid di bagian timur Afghanistan pada saat shalat Jumat, membunuh sedikitnya 62 orang yang sedang beribadah.
Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan RA, 14, anak kandung tersangka teroris Syahril Alamsyah alias Abu Rara, saat ini diikutkan program deradikalisasi.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan sebanyak delapan terduga teroris ditangkap di wilayah Jawa Tengah dalam tiga hari terakhir.
Rencana amaliyah yang akan dilakukan oleh kelompok teroris di wilayah DIY jelang pelantikan Presiden Joko Widodo pada 20 Oktober mendatang, dinilai dingin oleh masyarakat. Masyarakat siap membantu kepolisian untuk melakukan penegakan hukum terhadap kelompok-kelompok yang selama ini ingin merongrong NKRI.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan, dari 36 terduga teroris yang ditangkap selama sepekan terakhir, hampir 90% berbaiat kepada ISIS secara online.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan, sudah sebanyak 36 orang terduga teroris yang ditangkap oleh Densus 88 Antiteror dalam rentang waktu 10-16 Oktober 2019.