Polisi Kembali Menangkap Terduga Teroris di Malang dan Sukoharjo
Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap satu orang terduga teroris di wilayah Kedawung, Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa.
Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap satu orang terduga teroris di wilayah Kedawung, Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa.
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri menggeledah sebuah rumah salah satu terduga teroris di Jalan Gunung Dempo, No.204 Sawit Raya, Perumnas Way Halim, Bandarlampung, Lampung, Selasa.(15/10/2019).
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menemukan bahan kimia berbahaya dalam bom yang dirakit oleh terduga teroris. Bahan kimia berbahaya itu ditemukan ketika Densus 88 menangkap dua terduga teroris berinisial S dan LT di Cirebon, Jawa Barat pada Selasa (15/10/2019) hari ini.
Jogja dan Solo disebut polisi menjadi target serangan bom bunuh diri oleh teroris.
Polisi menggerebek sebuah rumah kontrakan di Kota Semarang untuk memburu terduga teroris.
Teroris yang berencana meledakkan bom bunuh diri di Jogja pada 20 Oktober mengincar rumah ibadah dan kantor polisi. Jaringan mereka terbongkar sejak Tim Densus 88 Antiteror menelusuri penusukan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Wiranto di Alun-Alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).
Polri mengungkapkan jaringan teroris Jemaah Ansharut Daullah (JAD) pimpinan Abu Zee nmemiliki rencana matang untuk melakukan amaliyah bom bunuh diri di Jogja dan Solo. Terkait rencana itu, Polda DIY mengimbau agar masyarakat Jogja tidak perlu resah.
Tim Densus 88 Antiteror Polri mengungkap rencana aksi teror jelang pelantikan presiden dan wakil presiden.
Detasemen 88 Antiteror meringkus dua terduga teroris di Kampung Kepoh RT 001/RW 004, Kelurahan Nongkosawit, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Selasa (15/10/2019).