Analis Mata Uang Sebut Pelemahan Rupiah karena Sentimen Domestik
Nilai tukar (kurs) Rupiah terhadap dolar Amerika (AS) mengalami pelemahan akibat sentimen domestik.
Nilai tukar (kurs) Rupiah terhadap dolar Amerika (AS) mengalami pelemahan akibat sentimen domestik.
Melemahnya rupiah yang terjadi dan sempat menembus lebih dari Rp16.100 per dolar AS, sejalan dengan ketidakpastian pasar keuangan global.
Nilai tukar rupiah sepanjang bulan ini hingga 19 November 2024 tercatat melemah sebesar 0,84% (ptp) dari bulan sebelumnya.
Pedagang atau merchant disebut banyak yang hanya mau menerima pembayaran secara nontunai dan menolak uang tunai dari konsumen.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu dibuka meningkat menjelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) Bulan Oktober 2024 hari ini.
Berikut kami sampaikan Top Ten News Harianjogja.com pada Jumat 4 Oktober 2024
Jika masyarakat masih memiliki uang Rp10 ribu tersebut dapat dikoleksi pribadi atau dijual ke kolektor uang karena tidak bisa ditukar atau dikembalikan di bank
Dia menjelaskan di sisi lain juga didorong oleh ekspektasi The Fed atau Fed Fund Rate (FFR) yang diperkirakan bakal menurunkan tingkat suku bunganya.
Jika Donald Trump kembali terpilih menjadi presiden AS dalam Pilpres 5 November 2024 mendatang nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berisiko menghadapi tekanan.
Mundurnya Joe Biden dari ajang Pilpres Amerika Serikat diikuti dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang ditutup pada Senin (22/7/2024).