Tiga Awan Panas Meluncur dari Merapi
Gunung Merapi meluncurkan tiga awan panas guguran pada Rabu (9/6/2021).
Gunung Merapi meluncurkan tiga awan panas guguran pada Rabu (9/6/2021).
Gunung Merapi hingga kini masih terus bergejolak dan meluncurkan berkali-kali awan panas.
Gunung Merapi Kamis (22/4/2021) meluncurkan guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter ke arah barat daya sebanyak delapan kali sejak pukul 00.00 hingga 06.00 WIB.
Aktivitas Gunung Merapi mengalami peningkatan pada Selasa (20/4/2021). Dalam periode pengamatan pukul 00.00 WIB-12.00 WIB, terjadi setidaknya lima awan panas guguran dan 19 lava pijar yang semuanya mengarah ke Barat Daya.
Erupsi Gunung Merapi dengan sejumlah aktivitas guguran masih berlangsung. Dua kubah lava yang berada di sisi barat daya dan tengah kawah terus tumbuh, hingga saat ini keduanya bervolume lebih dari 1 juta meter kubik.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan Gunung Merapi mengalami 196 kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Minggu (11/4/2021), mulai pukul 00:00 sampai 24:00 WIB.
Volume kubah Gunung Merapi yang kini tengah bergejolak terus bertambah.
Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur maksimum sejauh 1.500 meter ke arah barat daya pada Selasa pagi.
Hanya dalam waktu enam jam, Gunung Merapi mengeluarkan sembilan kali guguran lava.
Guguran lava Gunung Merapi pada erupsi 2021 pertama kalinya terlihat di sisi tenggara ke arah sungai Gendol pada Kamis (25/3/2021) sore dan malam. Guguran ini berasal dari kubah lava yang berada di tengah kawah.