Merapi 8 Kali Luncurkan Awan Panas, BPPTKG Belum Ubah Radius Aman
Gunung Merapi terpantau delapan kali meluncurkan awan panas Sabtu (2/3/2019). Radius aman belum berubah, yakni 3 kilometer (km).
Gunung Merapi terpantau delapan kali meluncurkan awan panas Sabtu (2/3/2019). Radius aman belum berubah, yakni 3 kilometer (km).
Kawasan lereng Gunung Merapi terjadi hujan abu tipis sebagai dampak dari luncuran awan panas yang terjadi Sabtu (2/3/2019) pagi. Masyarakat kawasan lereng Merapi tetap beraktivitas seperti biasa.
Gunung Merapi kembali mengalami peningkatan aktivitas pada Sabtu (2/3/2019) pagi. Tercatat setidaknya tujuh kali awan panas guguran di Gunung Merapi dengan jarak luncur maksimal dua kilometer.
Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas sejauh 1.100 meter Senin (25/2/2019) siang. Ini luncuran awan panas kesekian kalinya sejak 29 Januari lalu.
Balai Penyelidikan dan Pengembang Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogja memastikan peralatan yang dimiliki lembaga tersebut belum mendeteksi retakan di sisi barat Gunung Merapi.
Akivitas Gunung Merapi kembali terjadi pada Senin (18/2/2019) tengah malam. Gunung Merapi memuntahkan lava pijar. Selama enam jam menjelang tengah malam, teramati sejumlah aktivitas vulkanik di antaranya gempa guguran dan luncuran lava pijar.
Gunung Merapi tujuh kali mengeluarkan awan panas pada Senin (18/2) pagi hingga petang. Meski begitu, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogja tidak mengubah status Waspada Merapi karena aktivitas tersebut lumrah dan belum membahayakan penduduk.
Pagi ini, Senin (18/2/2019), Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas dan lava pijar. Tidak tanggung-tanggung, Gunung Merapi mengalami guguran sebanyak lima kali dalam waktu yang berdekatan.
Persiapan antisipasi erupsi Merapi terus dilakukan. Awal 2019 ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY menerima logistik sebanyak 1.200 paket.
Banyak akun di media sosial yang rutin memberikan informasi mengenai Merapi, salah satunya adalah akun media sosial @merapi_news yang mengemas kabar dengan santai dan diselingi guyonan. Berikut Laporan wartawan harianjogja.com Yogi Anugrah