Merapi Masih Butuh 109 Pengendali Banjir Lahar
Sungai-sungai yang berhulu Gunung Merapi masih membutuhkan setidaknya 109 dam sabo .
Sungai-sungai yang berhulu Gunung Merapi masih membutuhkan setidaknya 109 dam sabo .
Aktivitas Gunung Merapi masih memberikan pengaruh terhadap cuaca ekstrem di Sleman kendati tidak secara langsung.
Wisatawan di objek wisata Bukit Klangon tidak disarankan untuk kemah atau camping pada malam hari guna melihat pemandangan lava pijar Gunung Merapi.
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas, Kamis (7/2/2019). Luncuran awan panas tersebut teramati pukul 18.28 WIB. Sementara itu, sekitar pukul 19.20 WIB, hujan abu dirasakan warga di wilayah Desa Genting, Kecamatan Cepogo, Boyolali.
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas atau wedhus gembel sejauh 2 kilometer (km), Kamis (7/2/209). Luncuran awan panas tersebut terlihat pukul 18.28 WIB.
Status Waspada yang disematkan untuk Merapi tahun ini sangat panjang, yakni sampai sembilan bulan sejak Mei 2018. Saat ini, awan panas atau wedhus gembel belum muncul lagi setelah terakhir kali keluar pada Selasa (29/1/2019) pekan lalu.
Laju pertumbuhan kubah Merapi sampai Februari ini masih rendah. Dengan rata-rata pertumbuhan 1.300 meter kubik perhari, butuh waktu lama bagi Merapi untuk mencapai tingkat erupsi yang membahayakan masyarakat.
Aktivitas Gunung Merapi memengaruhi cuaca ektsrem yang belakangan melanda Sleman.
Erupsi Merapi sudah mengeluarkan awan panas atau biasa disebut wedhus gembel. Namun, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogja belum mengubah status Merapi.
Aktivitas Gunung Merapi memasuki babak baru. Awan panas atau biasa disebut wedhus gembel sudah mulai keluar. Sebelumnya, salah satu gunung api teraktif di dunia uni hanya mengeluarkan lava pijar.