Anggaran Pengadaan Sumur Bor di Bantul Dinilai Terlalu Kecil
Anggaran pembangunan sumur bor di Bantul melalui bantuan keuangan dan pembangunan dan pengelolaan air bersih (PPAB) sebesar Rp26 miliar dinilai terlalu kecil.
Anggaran pembangunan sumur bor di Bantul melalui bantuan keuangan dan pembangunan dan pengelolaan air bersih (PPAB) sebesar Rp26 miliar dinilai terlalu kecil.
Pemkab Gunungkidul bersama dengan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) bakal memetakan alur sungai bawah tanah di Bumi Handayani. Diharapkan dengan pemetaan ini menjadi salah satu upaya mengatasi krisis air yang terjadi saat kemarau.
Meski hujan mulai turun di sejumlah wilayah di Gunungkidul, warga berdampak bencana kekeringan masih membutuhkan bantuan air besih. Untuk membantu meringankan beban warga yang kekurangan air bersih, alumnus Kelas Sosial 2 SMA Negeri 2 Wonosari angkatan 1992 atau Zollo Smada 92 menggelar bakti sosial penyaluran air bersih di beberapa dusun di Desa Bohol, Kecamatan Rongkop, belum lama ini.
Bencana kekeringan di Gunungkidul belum usai. Hingga saat ini air bersih masih sangat sulit diperoleh. Bantuan dari pemerintah dan pihak swasta pun sangat diharapkan warga yang bermukim di kawasan terdampak bencana.
Dalam rangka menghadapi ancaman kekeringan di Pulau Jawa ke depan, kota megapolitan DKI Jakarta memiliki pekerjaan rumah cukup berat.
Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Herizal mengungkapkan pertanian merupakan sektor yang paling merasakan dampak perubahan iklim.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul memastikan tidak ada status darurat kekeringan di tahun ini karena saat ini sudah memasuki musim hujan. Meski demikian, bantuan air terus disalurkan karena hujan turun belum merata dan bak penampungan air hujan atau sumur warga belum menampung cukup air untuk kebutuhan sehari-hari.
BPBD Kabupaten Sleman tengah mengkaji usulan rekomendasi status darurat bencana kekeringan bagi Desa Gayamharjo. Penilaian nantinya didasarkan hasil assesment tim.
Bantuan air bersih dari pihak swasta dan perseorangan untuk warga di wilayah terdampak bencana kekeringan di Gunungkidul terus mengalir. Salah satu bantuan yang disalurkan berasal dari Nurul Hayat, Lembaga Amil Zakat Nasional cabang Yogyakarta. Bantuan disalurkan untuk warga Dusun Padem, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang.
Lima kecamatan terdampak kekeringan di Kabupaten Gunungkidul mengalami krisis anggaran distribusi air bersih ke masyarakat. Lima kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Tepus, Tanjungsari, Purwosari, Patuk, dan Paliyan.