Putri Woelan Cucu PB XII Siap Jadi Cawawali Jika Purnomo Maju Cawali Solo
Cucu dari Pakubuwono (PB) XII, B.R.A. Putri Woelan Sari Dewi, mengaku sudah menemui Wakil Wali Kota (Wawali) Solo, Achmad Purnomo, belum lama ini.
Cucu dari Pakubuwono (PB) XII, B.R.A. Putri Woelan Sari Dewi, mengaku sudah menemui Wakil Wali Kota (Wawali) Solo, Achmad Purnomo, belum lama ini.
Putri Woelan, cucu Pakubuwono XII, berniat maju di Pilkada Solo 2020 untuk menghadapi Gibran Rakabuming Raka, putra Presiden Joko Widodo.
KPUmenetapkan 23 bakal calon bupati maupun wali kota telah memenuhi syarat pencalonan untuk terdaftar sebagai peserta pemilihan jalur perseorangan di Pilkada Serentak 2020.
Pilkada 2020 dinilai dapat menjadi momentum mengatasi pandemi Covid-19 serta untuk memulihkan ekonomi daerah.
Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani memastikan berkas kedua bakal pasangan calon (Bapaslon) Independen telah memenuhi syarat perbaikan dukungan untuk maju sebagai calon kepala daerah.
Partai Demokrat Bantul memastikan belum memutuskan dukungan terhadap pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul dalam pilkada 9 Desember mendatang. Partai berlambang berlambang mercy ini sempat disebut-sebut mendukung Suharsono dan Totok Sudarto.
Sejumlah calon bupati yang bakal berlaga di Pilkada Bantul tahun ini langsung tancap gas untuk meraih kemenangan.
Partai Nasdem harus mencari jago baru untuk jadi bakal calon kepala daerah di Gunungkidul. Adik ipar Presiden Joko Widodo, Wahyu Purwanto, sempat digadang-gadang menjadi calon kepala daerah. Namun, arahan langsung dari Jokowi membuatnya mundur dari pertarungan.
Partai Golkar mengklaim semua unsur pengurus sampai simpatisan partai solid mendukung Suharsono dan Totok Sudarto sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul dalam Pilkada 2020 ini. Bahkan partai pohon beringin ini mengancam kadernya yang tidak mengindahkan sikap partai atau mbalelo akan dipecat.
Sebulan menjelang pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU), pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul merapatkan barisan. Suharsono dan Abdul Halim Muslih masing-masing percaya diri meraih kemenangan.