PDIP Solo Sesumbar, Sebut Lawan Pilkada 2020 Cuma Buang-Buang Duit
PDIP Solo yakin bakal memenangi Pilkada 2020 dan menganggap remeh pihak lawan.
PDIP Solo yakin bakal memenangi Pilkada 2020 dan menganggap remeh pihak lawan.
Kepolisian Resor (Polres) Bantul mulai memetakan wilayah-wilayah yang dianggap rawan dalam proses pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bantul 2020.
Ketua KPU Bantul, Didik Joko Nugroho tak menampik ada beberapa orang yang menanyakan persyaratan namun tidak formal.
Tahapan pendaftaran Bakal Calon Bupati (Cabup) Bantul perseorangan dalam Pilkada 2020, dibuka tahun ini. Salah satu syarat pendaftaran bakal cabup perseorangan adalah mampu mengumpulkan minimal 53.000 dukungan.
Dalam rangka memastikan penyelenggaran tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bantul berjalan dengan baik, KPU Bantul melaksanakan rapat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bantul pada Kamis (10/10/2019) di salah satu hotel di Bantul.
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun menjadi salah satu bakal Calon Bupati (Cabup) Sleman yang disiapkan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) untuk menghadapi Pilkada Sleman 2020.
Tahapannya telah dimulai pada 30 September 2019, diawali dengan kegiatan perencanaan program dan anggaran. Sebagaimana diatur dalam Peraturan KPU No.15/2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota 2020.
Peraturan KPU tentang Pilkada melarang calon terlibat perbuatan tercela, mulai mabuk, zina, hingga judi. Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Rahmat Bagja menegaskan harus ada parameter yang jelas terkait dengan aturan tersebut.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul mendata alokasi honor untuk Panitia Pemungutan Suara Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dalam pelaksanaan Pilkada 2020. Sebelumnya, Pemkab menggelontorkan anggaran Rp27,7 miliar untuk pilkada melalui Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang ditandatangani Bupati bersama KPU dan Bawaslu Gunungkidul, Senin (30/9/2019).
Sejumlah parpol di Gunungkidul mulai menjaring bakal calon kepala daerah. Meski demikian, hingga saat ini belum ada satupun partai yang berani mendeklarasikan diri berkoalisi dengan partai yang lain.