Kerawanan Pilkada 2020 di Sleman Mulai Diwaspadai
Berkaca dari Pemilu 2019 lalu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mewaspadai berbagai kerawanan yang akan terjadi di Pilkada 2020.
Berkaca dari Pemilu 2019 lalu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mewaspadai berbagai kerawanan yang akan terjadi di Pilkada 2020.
Pelaksanaan Pilkada serentak pada 2020 di tiga kabupaten berbeda (Sleman, Bantul dan Gunungkidul) dinilai sudah siap. Hal ini seiring dengan selesainya fasilitasi anggaran berupa Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman menggenjot sosialisasi soal Pilkada Sleman 2020 di setiap kecamatan. Sosialisasi itu dimaksudkan untuk mencapai angka partisipasi pemilih Sleman yang tak jauh beda dengan angka pada Pemilu 2019.
Politikus Nasdem Gunungkidul, Suharno, menyatakan kesediaannya untuk maju meramaikan bursa calon kepala daerah di 2020. Meski demikian, untuk keputusan maju sangat bergantung dengan keputusan partai.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Gunungkidul membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah. Pendaftaran dibuka mulai Senin (23/9/2019) lalu hingga 23 Oktober 2019.
Anak sulung presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka kini diincar Golkar.
Pemkab Gunungkidul menargetkan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) anggaran Pilkada 2020 dilaksanakan Senin (30/9/2019). Meski demikian, untuk kepastiannya masih menunggu hasil review dari Inspektorat Daerah terkait dengan hasil pembahasan anggaran yang dilakukan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Pemangkasan anggaran pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah atau Pilkada Bantul 2020 mendatang, memaksa Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul untuk berhemat. Sebab pemangkasan tersebut berpengaruh pada sejumlah pos kegiatan dalam proses tahapan pilkada.
Sekretaris DPD PAN Sleman Arif Kurniawan mengatakan pihaknya telah membentuk sebuah tim yang dinamakan tim tujuh terkait Pilkada 2020.
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Sleman menjaring tujuh nama bakal Calon Bupati (Cabup) maupun Calon Wakil Bupati (Cawabup) untuk berkompetisi pada Pilkada Sleman 2020 mendatang. Tujuh nama tersebut diusulkan ke DPP melalui DPD PDI Perjuangan DIY.