Apa Kabar Rencana Pembangunan Underpass Gejayan? Ini Kata Pemerintah
Pembangunan underpass Gejayan di Sleman sempat direncanakan oleh pemerintah DIY.
Pembangunan underpass Gejayan di Sleman sempat direncanakan oleh pemerintah DIY.
Tak lama lagi fasilitas underpass Kentungan bisa digunakan masyarakat.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan menerapkan Structural Health Monitoring System atau SHMS pada infrastruktur terowongan di DIY.
Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul menjatuhkan denda kepada dua rekanan yang menggarap pembangunan rumah sakit di Desa Bedoyo, Kecamatan Ponjong, dan gedung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Desa Siraman, Kecamatan Wonosari. Sanksi diberikan karena keduanya tidak bisa menyelesaikan pekerjaaan tepat waktu.
Dinas Perhubungan Gunungkidul berkomitmen untuk menerangi jalanan di Bumi Handayani. Rencananya di tahun ini akan dipasang ratusan unit lampu penerangan jalan umum.
Tol Jogja-Solo akan melintasi kawasan fly Over Jombor di Sleman. Pemerintah menyebut, kemungkinan bakal ada pelebaran lahan di kawasan tersebut.
Jadwal pengoperasian jalan jalur bawah tanah atau umum disebut underpass di kawasan Yogyakarta International Airport (YIA) Kecamatan Temon, masih belum jelas.
Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana mengatakan rekanan harus segera menyelesaikan pembangunan underpass Kentungan yang hingga kini tak kunjung beroperasi. Proyek tersebut semula dijanjikan beroperasi awal Januari, tetapi kenyataannya molor.
PT Istaka Karya selaku pengelola proyek underpass Kentungan mengklaim jika penyelesaian proyek underpass tersebut sudah sesuai target.
Pemda DIY berharap rekanan pelaksana pembangunan underpass Kentungan segera menyelesaikan pekerjaan agar bisa dioperasikan. Underpass ini kemungkinan baru bisa beroperasi setelah triwulan pertama 2020 habis.