Din Sebut People Power Tak Melanggar Konstitusi, Asal…
Tokoh Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan people power merupakan konsekuensi demokrasi, tidak melanggar konstitusi serta tidak boleh dihalang-halangi.
Tokoh Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan people power merupakan konsekuensi demokrasi, tidak melanggar konstitusi serta tidak boleh dihalang-halangi.
Polisi menangkap Ketua GNPF Bogor, Iyus Khaerunnas terkait seruan aksi jihad.
Mabes Polri mengungkapkan penyelewengan biaya Aksi Bela Islam 411 dan Aksi Bela Islam 212 pada 2017. Menurut penyelidikan Polri, biaya demonstrasi itu mencapai angka Rp3 miliar.Namun, uang Rp3 miliar yang disimpan di rekening Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS) disalahgunakan oleh Bachtiar Nasir, sehingga mantan Ketua GNPF MUI itu ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Polda Metro Jaya menyatakan rencana pengerahan massa ke Monas, Jakarta Pusat, pada Jumat tanggal 19 April 2019 terkait dengan perayaan salah satu pasangan capres-cawapres dalam Pilpres 2019, belum memiliki izin karena belum ada surat pemberitahuan.
Para pengunjuk rasa "rompi kuning" bentrok dengan polisi antihuru-hara di kota Toulouse, Prancis, pada Sabtu sementara Presiden Emmanuel Macron menyiapkan serangkaian pengumuman kebijakan yang bertujuan mengatasi protes-protes anti pemerintah yang berlangsung selama 22 akhir pekan.
Sekitar 20 orang tewas dan puluhan luka-luka dalam serangan-serangan setiap fajar sejak Sabtu pekan lalu oleh pria-pria bersenjata bertopeng atas aksi duduk-duduk oleh penegunjuk rasa di luar kompleks Kementerian Pertahanan Sudan di Khartoum, Selasa (9/4/2019).
Ratusan ribu pengunjuk rasa berpawai di Aljazair pada Jumat (29/3/2019) keenam berturut-turut guna menuntut pengunduran Presiden Abdelaziz Bouteflika beberapa hari setelah militer negara itu menyeru agar dia mengundurkan diri.
Sebanyak 40 Organisasi Masyarakat (Ormas) di DIY yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Dunia Islam melakukan aksi demonstrasi untuk mengutuk penindasan yang terjadi terhadap umat muslim dunia, Sabtu (30/3/2019).
Lantaran ada dua jurnalis di Kendari yang dilaporkan oknum calon legislatif (caleg) yang tidak terima kasus dugaan penipuan yang diberitakan dalam media, kalangan jurnalis di Kendari, yang tergabung dalam AJI, IJTI dan beberapa wartawan yang masuk anggota PWI, pers kampus dan penggiat demokrasi, menggelar unjukrasa di Mapolda Sultra, di Kendari, Rabu.