Polisi Klaim 400 Penyusup Demo Tolak UU Cipta Kerja Ditangkap di Jakarta
Dalam dua hari atau pada 7-8 Oktober 2020, polisi mengamankan sekitar 400 orang yang diduga bukan berasal dari kelompok demonstran yang menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.
Dalam dua hari atau pada 7-8 Oktober 2020, polisi mengamankan sekitar 400 orang yang diduga bukan berasal dari kelompok demonstran yang menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.
Pengesahan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja menimbulkan penolakan. Anggota Polda Metro Jaya menemukan pesan berantai terkait ajakan aksi unjuk rasa kepada para pelajar dan remaja untuk menolak peraturan tersebut, di Jakarta.
Kericuhan dalam unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Gedung DPRD DIY, Kamis (8/10/2020) membuat satu orang terluka karena terkena lemparan benda dari arah kerumunan massa. Kaca-kaca Gedung DPRD pun rusak.
Unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di depan gedung DPRD DIY pada Kamis (8/10/2020) diwarnai kericuhan. Botol-botol dilemparkan. Polisi kemudian menembakkan gas air mat. Sejumlah orang terluka.
Tagar #jokowikabur menjadi trending di Twittersetelah lebih dari 72.800 orang mencuit.
Aliansi Rakyat Bergerak (ARB) Jogja, kembali menggelar demonstrasi menuntut pembatalan Omnibus Law Cipta Kerja pada Kamis (8/10/2020). Ribuan orang, mayoritas mahasiswa dan pelajar, melakukan long march dari Bundaran UGM menuju DPRD DIY. Mereka menyerukan mosi tidak percaya.
Ajakan menggelar demonstrasi di Jogja melalui tagar #JogjaMemanggil menggema di twitter Rabu (7/10/2020). Mahasiswa berencana melakukan aksi demo besar-besar di sejumlah titik seperti simpang tiga Gejayan hingga Bundaran UGM.
Ratusan mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Jogja memblokade pertigaan di depan kampus mereka di Jalan Laksda Adi Sutjipto saat demo menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.
Serba serbi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja memang tak ada habisnya. Rabu (7/10/2020) hari ini viral video demontrasi mahasiswa di pintu sebuah gedung yang dihentikan langkahnya oleh aparat menggunakan water canon dan gas air mata.
Seorang ibu-ibu menjadi viral di media sosial setelah memberikan semangat kepada para mahasiswa yang berdemo memprotes pengesahan RUU Cipta kerja. Seorang ibu mengenakan jilbab berkacamata putih itu sembari menangis terharu atas aksi yang dilakukan para mahasiswa.