Kasus DBD di Gunungkidul Menurun Drastis
Jumlah kasus penderita DBD di Gunungkidul menurun drastis. Meski demikian, masyarakat diminta tetap wasada terhadap ancaman gigitan nyamuk aedes agepty.
Jumlah kasus penderita DBD di Gunungkidul menurun drastis. Meski demikian, masyarakat diminta tetap wasada terhadap ancaman gigitan nyamuk aedes agepty.
Pemerintah Kabupaten Sleman kembali luncurkan inovasi dalam pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD). Bekerja sama dengan Yayasan Tahija dan World Mosquito Program, Pemkab meluncurkan Si Wolbachia, Nyamuk Aman Cegah DBD Sleman (Si Wolly Nyaman).
Dinas Kesehatan Gunungkidul mencatat hingga minggu ketiga Januari ada tujuh warga yang terserang penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Meski jumlah kasus masih sedikit, namun masyarakat tetap diminta mewaspadai penyakit yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti ini.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulonprogo mengedarkan surat kewaspadaan Demam Berdarah Dengue (DBD) kepada seluruh Puskesmas, menyusul terjadinya peningkatan kasus DBD di kabupaten ini.
Dinas Kesehatan Kulonprogo kembali menemukan satu kasus kematian akibat Demam Berdarah Dengue (DBD) di kabupaten ini. Dengan tambahan itu maka total kematian akibat DBD selama 2020 menjadi 3 kasus.
Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bantul dari Januari hingga akhir November 2020 tercatat 1.137 kasus. Dari jumlah tersebut, empat orang dinyatakan meninggal karena DBD.
Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Kulonprogo pada 2020 melonjak signifikan. Bahkan sudah ada sejumlah kasus kematian akibat penyakit tersebut.
Selain penyebaran Covid-19, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman menghimbau agar masyarakat juga mewaspadai penyebaran nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD). Memasuki musim hujan, masyarakat tetap menggiatkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk sesuai protokol kesehatan.
Dinas Kesehatan Gunungkidul mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai penyebaran penyakit demam berdarah. Pasalnya, penyakit ini diprediksi akan mengalami lonjakan seiring masuknya musim penghujan.
Dinas Kesehatan Bantul menyatakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Bantul menunjukkan angka penurunan sejak tiga bulan terakhir. Penurunan kasus penyakit yang diakibatkan nyamuk aedes aegypti ini diduga karena masyarakat semakin sadar melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).