Dikategorikan Daerah dengan Kasus DBD Tinggi, Ini Data Demam Berdarah di DIY
Kasus DBD di DIY cukup tinggi pada 2020. Sampai Mei, total kasus DBD sudah sebanyak 2.714 kasus, dengan lima kasus diantaranya meninggal dunia.
Kasus DBD di DIY cukup tinggi pada 2020. Sampai Mei, total kasus DBD sudah sebanyak 2.714 kasus, dengan lima kasus diantaranya meninggal dunia.
Pemerintah Kabupaten Bantul kembali mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penyakit demam berdarah dengue (DBD), meski dalam kondisi pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19. Pasalnya penyakit yang disebabkan nyamuk aedes aigipty terus meningkat.
Warga Bantul harus mewaspadai potensi merebaknya demam berdarah dengue (DBD) di tengah wabah virus Corona penyebab Covid-19 yang belum menunjukkan tren penurunan.
Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kulonprogo merata di seluruh Kapanewon Kulonprogo. Meski jumlahnya bervariasi, Dinas Kesehatan Kulonprogo bergerak cepat dengan melakukan pengasapan.
Kasus demam berdarah atau DBD mengalami peningkatan yang signifikan pada bulan Maret 2020 dibandingkan dengan Maret tahun lalu.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman mencatat pada triwulan pertama 2020, ada kenaikan jumlah kasus penderita demam berdarah degue (DBD) di Sleman.
Dinas Kesehatan Bantul mengingatkan masyarakat untuk tetap mewaspadai bahaya penyakit demam berdarah dangue (DBD) meski saat ini sedang mewabah virus Corona. Selama 2020 sampai akhir Maret ini, Dinkes Bantul mencatat sudah ada 416 kasus penyakit yang disebabkan nyamuk aedes aegypti tersebut.
Masyarakat Kulonprogo perlu menggencarkan gerakan serentak pemberantasan sarang nyamuk (Gertak PSN) menyusul bertambahnya jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di kabupaten ini.
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI menyebutkan terdapat 17.820 kasus deman berdarah dengue (DBD) di seluruh Indonesia. Sebanyak 104 di antaranya meninggal dunia.
Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Bantul terus meningkat. Selama Januari-Februari tahun ini sudah ada 253 kasus DBD yang tercatat di Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.