Pemerintah Bayar Utang Rp93,5 Triliun ke Pertamina
Total pembayaran subsidi dan kompensasi untuk periode 2021 yang telah dibayarkan pemerintah ke Pertamina mencapai Rp93,5 triliun.
Total pembayaran subsidi dan kompensasi untuk periode 2021 yang telah dibayarkan pemerintah ke Pertamina mencapai Rp93,5 triliun.
Sekitar 60 negara di dunia terancam bangkrut karena utang.
Singapura, AS, dan Jepang menjadi tiga negara pemberi utang terbesar. Pinjaman tersebut dicatatkan dalam bentuk dolar.
Hingga akhir Februari 2022 posisi utang pemerintah berada di angka Rp7.014,58 triliun atau 40,17 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Hal tersebut diungkapkan oleh Sri Mulyani dalam siniar (podcast) Deddy Corbuzier bernama Close The Door yang diunggah pada Kamis (6/1/2022). Dalam siniar itu, Sri Mulyani membahas berbagai macam topik, khususnya terkait perannya sebagai bendahara negara.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjawab kritikan mengenai utang pemerintah.
Pemerintah akan menarik utang lebih rendah dari proyeksi penarikan utang 2021 senilai Rp1.026 triliun. Langkah tersebut merupakan upaya mencapai konsolidasi fiskal pada 2023, yakni target defisit APBN di bawah 3 persen.
Dalam menghadapi kenaikan utang, Kemenkeu menegaskan pemerintah tetap menjaga tata kelola (governance) keuangan negara. Hal tersebut menjadi penting karena penambahan utang bertujuan untuk kepentingan produktif.
BPK sebut utang luar negeri kian membengkak selama pandemi Covid-19. Indef minta pemerintah benahi belanja.
Program pinjaman ABD ke Indonesia bertujuan untuk membantu Indonesia dalam mencapai pertumbuhan secara pesat sekaligus inklusif dan berkelanjutan.