Turki Tangkap Saudara Perempuan Abu Bakar al-Baghdadi
Turki menangkap saudara perempuan pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi di Kota Azaz, Suriah, Senin (4/11/2019).
Turki menangkap saudara perempuan pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi di Kota Azaz, Suriah, Senin (4/11/2019).
Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) untuk pertama kalinya mengonfirmasi kematian pemimpinnya, Abu Bakar al-Baghdadi. Kelompok ini sekaligus menunjuk penggantinya.
Warga Suriah meragukan kabar kematian Abu Bakar al-Baghdadi. Pasalnya, warga sekitar rumah Abu Bakar al-Baghdadi tidak melihat jasad pimpinan ISIS itu.
Celana dalam milik Abu Bakr al-Baghdadi yang diselundupkan penyamar dan kemudian dites DNA dipakai untuk memastikan jati diri Baghdadi sebelum pasukan Amerika Serikat menyerbu dan membunuh pemimpin ISIS itu.
Sumber intelijen Irak mengungkapkan bahwa salah satu pembantu dekat Abu Bakar al-Baghdadi, Ismael al-Ethawi, menjadi kunci keberhasilan penangkapan pemimpin ISIS itu.
Bom mobil meledak di penjara tahanan ISIS di Kota Hasaka di timur laut Suriah, Jumat (11/10/2019) malam. Kejadian itu memaksa pasukan keamanan pimpinan Kurdi Suriah mengirim bala bantuan untuk mencegah kaburnya para tahanan. Informasi itu disampaikan Observatorium HAM untuk Suriah.
Militer Amerika Serikat menjebloskan ke penjara dua petinggi kelompok ISIS yang sebelumnya ditawan oleh petempur pimpinan Kurdi di Suriah dan membawa mereka ke luar negara tersebut, saat Turki mulai melancarkan serangan di lokasi itu, demikian pejabat AS, Rabu (9/10/2019).
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur belum menerima notifikasi konsuler lengkap dari pemerintah Malaysia terkait penangkapan 12 WNI yang diduga terkait ISIS.
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menerima laporan ada kelompok berafiliasi Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS di tengah-tengah konflik Papua dan Papua Barat.
Diduga Bukalapak mendanai ISIS lewat lembaga pengumpul dana bantuan sosial, ACT (Aksi Cepat Tanggap).