Dalam Sehari Cabai Rawit Merah Naik Rp13.000, Jadi Berapa?
Harga cabai rawit merah melonjak lebih dari 30% di sejumlah pasar di Kota Jogja. Menjelang libur panjang Natal, harga komoditas ini naik sebesar Rp13.000 per kilogram.
Harga cabai rawit merah melonjak lebih dari 30% di sejumlah pasar di Kota Jogja. Menjelang libur panjang Natal, harga komoditas ini naik sebesar Rp13.000 per kilogram.
Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru harga bahan pangan di Gunungkidul dinilai tidak ada kenaikan signifikan. Stok bahan pangan juga dirasa masih aman.
Menyambut Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2019, Dinas Perdagangan (Disdag) Kulonprogo memastikan stok ketersedian bahan pokok di seluruh pasar tradisional di Kulonprogo aman.
Jelang momen liburan hari besar akhir tahun dan Tahun Baru, operasi pasar (OP) beras dari Bulog Divre DIY dilaksanakan hingga tingkat desa. Hal tersebut dilakukan untuk mengontrol harga beras yang mulai merangkak naik sejak November lalu.
Harga daging sapi masih bertahan pada kisaran harga yang cukup tinggi di pasaran. Sebagai alternatif bahan pangan, daging kerbau mulai menarik masyarakat Jogja, terutama bagi kalangan pengusaha kuliner.
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, pengawasan terhadap perdagangan dan distribusi komoditas bahan pangan pokok di wilayah DIY mulai dipersiapkan. Terutama pasca-kenaikan harga beras medium yang tengah merangkak naik sejak bulan lalu di sejumlah pasar.
Dinas Pertanian DIY memperkirakan pasokan beras di wilayah ini masih cukup hingga masa panen di awal tahun mendatang. Mahalnya harga beras saat ini, dinilai sebagai akibat mekanisme pasar di tingkat pedagang.
Harga beras di pasaran kembali merangkak naik menjelang akhir tahun. Komoditas bahan pokok utama ini mengalami kenaikan sejak sepekan lalu dari Rp9.500 menjadi Rp10.000 per kilogram.
Harga bahan pangan pokok (bapok) nasional pada pengujung 2018 diperkirakan tidak mengalami kenaikan setinggi tahun lalu. Karena itu, harga di pasaran dinilai masih dalam aman.
Jelang akhir tahun, Pemerintah Daerah DIY mewaspadai musim hujan yang tak kunjung tiba. Pasalnya musim kemarau yang panjang akan berpengaruh pada masa tanam komoditas pokok tertentu dan bisa menimbulkan lonjakan harga.