Harga Telur Ayam Naik, Lebih Tinggi daripada Harga saat Lebaran
Harga komoditas daging ayam potong pascalebaran masih tinggi, kendati telah mulai berangsur turun
Harga komoditas daging ayam potong pascalebaran masih tinggi, kendati telah mulai berangsur turun
Harga daging ayam yang meroket sejak Lebaran, membuat beberapa pihak terutama pengusaha kuliner putar otak untuk menutupi biaya produksi yang melambung. Salah satunya menaikkan harga khusus lebaran yang dilakukan oleh waralaba Rocket Chicken.
Harga sejumlah komoditas pangan usai Lebaran masih tinggi di Kabupaten Sleman. Salah satunya adalah daging ayam yang harganya mencapai Rp42.000 per kilogram.
Masih tingginya harga ayam potong tak pelak memengaruhi daya beli masyarakat.
Harga sejumlah komoditas pokok masih stabil tinggi dipasaran. Daging ayam potong yang sejak awal Lebaran dipatok Rp45.000 per kilogram, dari pantauan di Pasar Beringharjo masih bertahan pada kisaran tersebut.
Usai hari raya Idulfitri sejumlah harga kebutuhan pokok dinilai masih tinggi. Beberapa kebutuhan yang masih mengalami kenaikan seperti harga cabai dan daging ayam.
Sepekan setelah Lebaran, harga daging ayam diperkirakan akan berada di angka normal.
Memasuki H-8 menjelang Lebaran, harga kebutuhan pokok seperti beras, cabai merah keriting dan ayam kampung mulai merangkak naik. Meski demikian kenaikan masih wajar yakni di bawah 10%. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman juga menilai harga dan stok sembako masih aman.
Kementerian Perdagangan masih akan meninjau kembali rencana untuk menurunkan harga eceran tertinggi (HET) beras premium.
Diperkirakan, harga-harga komoditas pangan akan mulai melonjak pesat pada H-9 Lebaran.