Masyarakat Mudik Lebih Awal
Masyarakat diperkirakan akan lebih banyak melakukan perjalanan mudik di awal sebelum pemberlakuan larangan mudik. Terbukti, sudah mulai ada peningkatan arus di terminal.
Masyarakat diperkirakan akan lebih banyak melakukan perjalanan mudik di awal sebelum pemberlakuan larangan mudik. Terbukti, sudah mulai ada peningkatan arus di terminal.
Sejumlah wilayah perbatasan di DIY akan disekat untuk menghalau masuknya pemudik saat libur Lebaran.
Pada libur Idul Fitri tahun lalu yang terjadi lonjakan hingga 600 kasus tiap hari. Begitu juga saat libur Panjang Hari Kemerdekaan tahun lalu terjadi lonjakan hingga 1.100 kasus per hari.
Rencana pemerintah pusat untuk melarang mudik lebaran masih menimbulkan polemik di masyarakat. Bahkan Gubernur DIY Sri Sultan HB X mempertanyakan konsistensi larangan mudik Lebaran pada tahun ini. Sampai saat ini rencana tersebut belum resmi diputuskan.
Organda aktif menjalin komunikasi dengan Kemenhub karena aturan larangan mudik berisiko memberi dampak bisnis dan psikologis.
Polri akan mengerahkan 166.734 tim gabungan untuk mencegah para pemudik yang ingin pulang kampung pada Hari Raya Idulfitri nanti.
Kemenhub melarang penggunaan jenis moda transportasi darat untuk melakukan perjalanan dalam periode Lebaran 6-17 Mei 2021.
Pengecualian terhadap aturan ini diberlakukan antara lain untuk penumpang yang memenuhi kriteria khusus.
Larangan mudik yang telah ditetapkan pemerintah pusat segera ditanggapi pemerintah daerah. Di Bantul, ASN diminta untuk taati aturan larangan mudik yang telah berlaku.
Kemenhub bekerja sama dengan Polri dan TNI akan mengawasi 333 titik jalur darat selama larangan mudik Lebaran 2021.