Gunungkidul Siapkan Anggaran Rp2,6 M untuk Pemilihan Lurah Tahun Depan
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan anggaran Rp2,6 miliar untuk pelaksanaan pemilihan lurah serentak di 2026. Rencannaya, pesta demokrasi ini diikuti 31 kalurahan
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan anggaran Rp2,6 miliar untuk pelaksanaan pemilihan lurah serentak di 2026. Rencannaya, pesta demokrasi ini diikuti 31 kalurahan
Pemilihan lurah serentak di Kabupaten Gunungkidul bakal diselenggarakan di tahun depan. Total ada 31 kalurahan menggelar pemilihan tersebut.
Pemkab Gunungkidul hingga sekarang belum bisa mengisi empat jabatan lurah yang kosong. Pergantian Antar Waktu (PAW) urung dilakukan karena terkendala aturan.
Pemkab Gunungkidul belum bisa melakukan pemilihan Pergantian Antar Waktu (PAW) lurah karena masih terkendala aturan dari Pemerintah Pusat.
Kepala Jawatan Pelayanan Umum di Kapanewon Karangmojo, Suyanto ditunjuk sebagai Pejabat Lurah Natah, Nglipar, setelah adanya pengunduran dari lurah definitif.
Lurah Natah, Nglipar Wahyudi telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya, Kamis (15/5/2025). Adapun proses penggantian masih menunggu rapat Bamuskal.
Lurah Natah, Nglipar, Wahyudi mengundurkan diri sebagai lurah. Hal ini disampaikan oleh Panewu Nglipar, Sustiwiningsih saat dihubungi, Jumat (16/5/2025).
Wacana pembentukan Koperasi Merah Putih di setiap kalurahan disambut antusias lurah. Meski demikian, ada harapan pendirian tidak tumpang tindih dengan BUMKal.
Lurah Krambilsawit, Saptosari, Sabiyo memutuskan melaporkan ke polisi, pasca-viralnya video dirinya diguyur air oleh orang yang diduga debt collector (DC).
Tiga jabatan lurah di Kabupaten Gunungkidul masih dibiarkan kosong sejak 2024 lalu. Pergantian Antar Waktu (PAW) belum bisa dilakukan karena terkendala aturan.