Wisata Konservasi Dinilai Cocok Jadi Arah Pariwisata DIY
Wisata konservasi dinilai relevan sebagai arah pariwisata DIY karena menjaga lingkungan sekaligus mendorong ekonomi masyarakat.
Wisata konservasi dinilai relevan sebagai arah pariwisata DIY karena menjaga lingkungan sekaligus mendorong ekonomi masyarakat.
Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto menilai wacana Pilkada melalui DPRD sebagai kemunduran demokrasi dan ancaman hak rakyat.
Jogo Margo DIY adukan status pegawai ke DPRD, minta kepastian non-ASN dan jalur afirmatif PPPK, usai status mereka dialihkan menjadi outsourcing sejak 2020.
DPRD DIY menyayangkan penghapusan kata budaya dalam judul Raperda Pariwisata Kalurahan dan Kelurahan hasil fasilitasi Kemendagri.
DPRD DIY menyepakati tiga raperda, termasuk penguatan pariwisata kalurahan dan Ripparda DIY 2026–2045 untuk pembangunan wisata berkelanjutan.
DPRD DIY mengingatkan risiko cuaca ekstrem saat Nataru dan meminta kesiapan pemerintah serta masyarakat.
DPRD DIY mendorong kolaborasi swasta dan optimalisasi BUMD untuk menutup celah anggaran akibat penurunan dana transfer pusat 2026.
DPRD DIY mendukung becak listrik sebagai ikon transportasi ramah lingkungan Jogja untuk menekan polusi dan menguatkan ekonomi pengayuh becak.
Ketua DPRD DIY mengingatkan pedagang di Jogja agar menjaga harga tetap wajar selama libur Nataru guna melindungi citra pariwisata.
DPRD DIY mengimbau warga memaknai Natal dan Tahun Baru dengan menjaga keamanan, kenyamanan, dan kepedulian sosial.