Pemda DIY Akan Bangun Coworking Space, Apa Saja Isinya?
Pemda DIY akan membangun coworking space yang berisi berbagai fasilitas. Apa saja?
Pemda DIY akan membangun coworking space yang berisi berbagai fasilitas. Apa saja?
Pemerintah Daerah (Pemda) DIY tahun ini akan mengembangkan coworking space untuk memfasilitasi pengembangan industri kreatif digital. Coworking space ini dibiayai sepenuhnya oleh Pemda DIY, oleh karena itu masyarakat tak akan dipungut biaya sama sekali.
Salah satu cara mengentaskan kemiskinan di DIY, sambungnya, adalah dengan melaksanakan program pemberdayaan masyarakat. Program pengentasan kemiskinan tidak boleh lagi memakai kata kemiskinan, sebab hanya akan menumbuhsuburkan mental kemiskinan.
Salah satu catatan kritis penyelenggaraan keistimewan selama tahap satu tahun 2018, kata Tavip ada di bidang kebudayaan. Menurutnya, usulan anggaran perubahan untuk program pengelolaan dan pengembangan Taman Budaya Sleman perlu kajian lebih lanjut.
Acara Bersih Desa Tri Dusun Karangtengah I, II dan III, Gunungkidul kembali digelar pada 2 April 2018. Untuk tahun ini ada beberapa inovasi, salah satunya para peserta wajib mengenakan pakaian adat Jawa.
Jabatan Kepala DPUP-ESDM DIY sudah lowong sejak pertengahan tahun lalu. Agus mengatakan, untuk mengisi posisi itu sebenarnya tidak terlalu susah. Hanya saja, para birokrat karir di dinas itu banyak yang sudah melebihi batas umur.
Wakil Ketua DPRD DIY Arif Noor Hartanto mengaku kecewa dengan langkah Kemendagri yang belum memperbolehkan pemerintah desa bertindak sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA) danais.
Dana Keistimewaan (danais) selama ini kerap dipandang sebagai uang yang tak terjangkau masyarakat kebanyakan. Untuk menghilangkan kesan elitis itu, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY lantas berupaya mencari cara, agar danais bisa langsung disalurkan sampai ke desa. Namun, ikhtiar tersebut belum berhasil. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menolak usulan danais masuk desa.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY Tavip Agus Rayanto mengatakan, kebijakan pariwisata yang saat ini sedang digalakkan Pemda DIY lebih berfokus pada spending money dari para turis.
Legislator DIY mengganggap gula atau nilai ekonomi pariwisata hanya bisa dinikmati oleh pelaku turisme. Masyarakat umum tidak kecipratan sedikit pun, padahal pariwisata adalah alat yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan. Sudah saatnya Pemda DIY fokus pada jumlah uang yang dihabiskan wisatawan, alih-alih terus mengerjar target.