Dosen & Mahasiswa KKN UMY Ajarkan Etika Pergaulan & Pendidikan Seks kepada Warga Juwono Kabupaten Magelang

Media Digital
Media Digital Senin, 27 Januari 2020 21:27 WIB
Dosen & Mahasiswa KKN UMY Ajarkan Etika Pergaulan & Pendidikan Seks kepada Warga Juwono Kabupaten Magelang

Peserta Literasi Etika Pergaulan dan Pendidikan Seks di Dusun Juwono, Desa Wates, Kecamatan Dukuh, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, berfoto bersama mahasiswa KKN UMY./Istimewa

Harianjogja.com, MAGELANG—Nawari Ismail, dosen Komunikasi dan Konseling Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), mengadakan Literasi Etika Pergaulan dan Pendidikan Seks di Dusun Juwono, Desa Wates, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Kegiatan ini adalah bagian dari Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UMY bersama mahasiswa KKN UMY Kelompok 026. Peserta Literasi Etika Pergaulan dan Pendidikan Seks adalah 45 ibu-ibu PKK dan Remaja Karang Taruna Dusun Juwono.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan remaja tentang pentingnya literasi etika pergaulan dan pendidikan seks yang nanti akan bermanfaat bagi mereka dalam berinteraksi sosial dengan lingkungan sekitar. Ini juga bisa menjadi bekal mereka untuk membangun rumah tangga kelak. Dengan adanya literasi ini, diharapkan masyarakat dan remaja terhindar dari efek negatif pergaulan,” ujar Nawari, Senin (27/1/2020).

Literasi dan pendidikan seks ini diawali pertemuan dengan pemangku kepentingan dusun setempat, yakni kepala dusun, ketua RT, ketua RW, ketua PKK, dan ketua karang taruna. Selanjutnya, tim KKN menyebar angket dan mengambil data sebelum mengolah dan menganalisisnya. Di tahap selanjutnya, Nawari bersama mahasiswa KKN UMY menggelar workshop terbatas dan memberikan penyuluhan massal kepada lima kader PKK dan lima kader remaja pada Jumat (17/1/2020). Workshop diberikan oleh Nawari Ismail bersama mahasiswa KKN. Setelah menggelar workshop, tim KKN-PPM UMY mengadakan penyuluhan kepada ibu-ibu. Pemateri dalam penyuluhan ini adalah kader PKK yang telah mendapatkan pelatihan. Selanjutnya, kader karang taruna yang telah mendapat pembekalan memberikan penyuluhan kepada seluruh remaja.

“Kami juga memberikan sosialisai melalui banner dan Whatsapp Group serta menyebar angket dan kemudian menyusun laporan,” ucap dia.

Ketua RT 02 Dusun Juwono, Martanto mengatakan literasi yang diberikan Nawari Ismail dan mahasiswa KKN UMY Kelompok 026 sangat bermanfaat bagi warga Juwono.

“Warga mendapatkan ilmu baru dan memahami pentingnya etika dalam bergaul serta pentingnya pemberian pendidikan seks sejak dini bagi anak. Dengan adanya pemberian literasi ini kami harapkan orang tua dan remaja lebih baik lagi dalam berperilaku dan bergaul di lingkungan sekitarnya  sehingga mereka akan terhindar dari perilaku abnormal di masyarakatnya,” kata dia.

Secara umum, pemberian literasi ini mampu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat Juwono mengenai etika dalam bergaul di lingkungan sekitar dan pentingnya pendidikan seks sejak dini bagi setiap anggota keluarga.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online