Indonesia Borong Tiga Gelar di AQUA SEA Badminton Final 2026
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
Pelatihan pemanfaatan lahan sempit untuk kemandirian masyarakat kepada anggota Dasawisma Alamanda, Dusun Tangkilan, Sidoarum, Godean, Sleman./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), melalui Program Kemitraan Masyarakat, mengadakan pelatihan pemanfaatan lahan sempit untuk kemandirian masyarakat kepada anggota Dasawisma Alamanda, Dusun Tangkilan, Sidoarum, Godean, Sleman.
Lahan sempit dimanfaatkan dengan cara budi daya dan pengelolaan sayuran. Innaka Ageng Rineksane, dosen Agroteknologi, Fakultas Pertanian UMY, yang menggagas program tersebut mengatakan pelatihan diikuti 18 anggota Dasawisma Alamanda, Dusun Tangkilan, RT 7/ RW 24, Sidoarum, Godean, Sleman.
“Tujuan program ini menggerakkan dan memberdayakan anggota dasa wisma agar memanfaatkan lahan sempit di sekitar rumah,” kata Innaka melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.
Di awal kegiatan, peserta diberi penyuluhan secara online (video) Bertanam Sayuran di Lahan Sempit. Selanjutnya peserta juga diberi video praktik penyiapan penyemaian. Saat pelaksanaan pelatihan atau praktik bertanam sayuran, semua peserta mendapatkan paket bertanam sayuran secara vertikal, media tanam siap pakai, benih dan bibit sayuran serta faceshield.
“Kami menjelaskan langkah-langkah bertanam sayuran dilanjutkan praktek langsung bertanam sayuran oleh semua peserta. Selanjutnya kami mendatangi rumah-rumah peserta untuk melihat dan membimbing langsung praktik bertanam sayuran oleh ibu-ibu anggota dasawisma Alamanda. Setiap peserta antusias menyiapkan media tanam dan menanam bibit serta benih sayuran yang telah diperoleh. Selanjutnya hasil bertanam sayuran didokumentasikan satu per satu,” ujar Innaka.
Menurut dia, peserta sangat tertarik dan berterima kasih kepada tim penyuluh serta Fakultas Pertanian UMY atas ilmu bercocok tanam sayuran secara vertikal di lahan sempit.
“Manfaat yang diperoleh dapat memanfaatkan lahan sempit semaksimal mungkin, untuk penghijauan, menyediakan oksigen, memberi pemandangan yang bagus, memenuhi kebutuhan keluarga, menikmati hasil panen serta memberi kenyamanan bagi seisi rumah. Salah satu peserta bahkan langsung berkreasi dan praktek menanam menggunakan botol bekas, selain menggunakan wall planter yang telah diperoleh secara gratis dari tim pengabdi,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.