Indonesia Borong Tiga Gelar di AQUA SEA Badminton Final 2026
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
Nur Azizah, dosen Hubungan International Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di organisasi 'Aisyiyah Cabang Wirobrajan,pada Rabu, 17 Juni 2020 pukul 15.00 WIB di Gedung Dakwah PCM Wirobrajan./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Nur Azizah, dosen Hubungan International Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di organisasi ‘Aisyiyah Cabang Wirobrajan, pada Rabu, 17 Juni 2020 pukul 15.00 WIB di Gedung Dakwah PCM Wirobrajan.
Lewat Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Perserikatan Muhammadiyah (PPM-Muhammadiyah), Nur Azizah membuat kegiatan bertema Kesetaraan Gender sebagai Kunci ‘Aisyiyah Berkemajuan yang diikuti 40 peserta.
Nur Azizah menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada ‘Aisyiyah yang telah menyambut tim pengabdian masyarakat HI UMY dengan penuh antusiasme. Menurut dia, program pemberdayaan perempuan di organisasi ‘Aisyiyah sangat perlu dilakukan dan ditingkatkan.
“Oleh karena itu, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta membantu ibu-ibu organisasi ‘Aisyiyah untuk membuat perekonomian mandiri dengan membuka kedai BUEKA atau Bina Usaha Ekonomi Keluarga ‘Aisyiyah untuk menjual sembako seperti beras,gula, minyak goreng dan sebagainya,” ujar dia melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.
“Sembako itu pasti dibutuhkan, namun sekarang harus kreatif untuk menjual sembako, karena semua orang menjual sembako, tetapi ada yang laris dan ada yang tidak. Kita bisa memanfaatkan network untuk terus menghidupkan kedai itu, harus ada daya saing yang bagus, jangan sampai kita membeli karena hanya keterpaksaan, kalau meempunyai daya saing bisa dikelola secara profesional,” kata dia.
Nur Azizah berharap program dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini bisa berkelanjutan. Dia juga mengharapkan organisasi ‘Aisyiyah bisa berpikiran maju.
“Tidak hanya mengikuti apa yang sudah ada, misalnya sebagai perempuan bukan hanya perempuan mengurus urusan rumah tangga saja tetapi juga harus berdaya, dan berani untuk berpartisipasi di berbagai bidang termasuk bidang ekonomi, ketika perempuan tidak mempunyai kemampuan ekonomi maka akan sulit untuk berpartisipasi dibidang lain, termasuk di masyarakat dan politik,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.