UMY Dampingi Kader Posyandu Lansia pada Masa Pandemi Covid-19

Media Digital
Media Digital Minggu, 01 November 2020 15:57 WIB
UMY Dampingi Kader Posyandu Lansia pada Masa Pandemi Covid-19

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini berlangsung di RW 05 Kampung Pujokusuman, Kelurahan Keparakan, Kecamatan Mergangsan, Kota Jogja./Istimewa

Harianjogja.com, JOGJA—Ikhlas Muhammad Jenie, dosen Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), memberdayakan kader posyandu lansia pada masa pandemi Covid-19.

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini berlangsung di RW 05 Kampung Pujokusuman, Kelurahan Keparakan, Kecamatan Mergangsan, Kota Jogja, dan diikuti 17 lansia.

“Tujuan PKM ini adalah mempersiapkan dan mendampingi kader posyandu untuk dapat melaksanakan posyandu lansia pada masa pandemi Covid-19,” kata Ikhlas melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.

Pelaksanaan Posyandu Lansia Keji Beling di era pandemi Covid-19 dilaksanakan melalui rangkaian dua kegiatan, yaitu persiapan kader Posyandu Keji Beling dan  pelaksanaan Posyandu Lansia di era pandemi Covid-19.

“Persiapan kader Posyandu Lansia berupa refreshing pengetahuan diikuti oleh kader Posyandu Lansia Keji Beling berjumlah 15 orang, yang terdiri dari satu ketua dan 14 orang kader posyandu. Materi refreshing meliputi Penanggulangan Wabah di Indonesia dengan pemateri Ikhlas Muhammad Jenie dari FKIK UMY, Panduan Terkini Penanganan Covid-19 yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan RI dengan pemateri Maya Um Husna  dari RSUD Sleman, dan Peningkatan Sistem Imun Tubuh, dengan pemateri Zulkhah Noor dari FKIK UMY,” ujar Ikhlas.

Pemberian materi diikuti dengan sesi diskusi. Selain refreshing pengetahuan dan diskusi, kepada kader Posyandu Lansia juga diberi hand sanitizer dan face shield. Sementara, Posyandu Keji Beling mendapat alat pengukur tekanan darah Omron dan thermogun.

“Pelaksanaan Posyandu Lansia di era pandemi Covid-19 dilaksanakan dengan pembatasan jumlah peserta dan kader Posyandu, penerapan protokol kesehatan, dan pemeriksaan kesehatan lansia. Pembatasan jumlah peserta sebesar 25% dan Kader Posyandu sebesar 50%. Penerapan protokol kesehatan meliputi cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, memakai masker, dan jaga jarak (Cita Mas Jajar), Pemeriksaan kesehatan lansia meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu dan kadar kolesterol,” kata Ikhlas.

Menurut dia, hasil pemeriksaan kesehatan lansia di Posyandu Lansia Keji BelingRW 05 Kampung Pujokusuman, Kelurahan Keparakan, Kecamatan Mergangsan, Kota Jogja di masa pandemi Covid-19 kongruen dengan prevalensi nasional dengan hiperkolesterolemia dan hipertensi menempati urutan pertama dan kedua.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online