UMY Kembangkan Manajemen Kurikulum Pendidikan Kader di Pondok Pesantren Muhammadiyah Bantul

Media Digital
Media Digital Minggu, 01 November 2020 18:57 WIB
UMY Kembangkan Manajemen Kurikulum Pendidikan Kader di Pondok Pesantren Muhammadiyah Bantul

Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Perserikatan Muhammadiyah (PPM-Muhammadiyah) UMY di Pondok Pesantren (PP) Asy-Syifa' Muhammadiyah Bantul./Istimewa

Harianjogja.com, BANTUL—Chusnul Azhar, dosen Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengisi Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Perserikatan Muhammadiyah (PPM-Muhammadiyah) dengan kegiatan bertema Pengembangan Manajemen Kurikulum Pendidikan Kader di Pondok Pesantren Muhammadiyah Bantul.

Kegiatan ini berlangsung Pondok Pesantren (PP) Asy-Syifa\' Muhammadiyah Bantul, salah satu Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bantul, pada 21 Januari 2020. PPM-Muhammadiyah dihadiri 25 peserta, antara lain Badan Pengelola Harian (BPH), Mudir (Direktur Pesantren), Wakil Mudir Bidang Akademik, Wakil Mudir Bidang Kesantrian, Wakil Mudir Bidang Keuangan, Wakil Mudir Bidang Humas, Kepala MTs, Kepala MA, dan pengurus IPM.

“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman terhadap proses perkaderan di PP Asy-Syifa’ Muhammadiyah Bantul yang berpijak pada pedoman Sistem Perkaderan Muhammadiyah (SPM) yang disusun oleh Majelis Pendidikan Kader (MPK)  PP Muhammadiyah, penyusunan buku pedoman kurikulum berbasis kader, dan penerapan manajemen pengelolaan kegiatan perkaderan,” kata Chusnul melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.

Pengabdian kepada masyarakat berbasis persyarikatan Muhammadiyah ini dilaksanakan dalam empat tahapan. Pertama, identifikasi dan sosialisasi program pengabdian bersama stakeholder PP Asy-Syifa’ Muhammadiyah Bantul terhadap buku pedoman kurikulum PP.Asy-Syifa’ Muhammadiyah Bantul dan pelaksanaannya. Kedua, pembentukan tim perumus kurikulum berbasis kader yang terdiri dari pengabdi, Badan Pengelola Harian (BPH), Mudir (Direktur Pesantren), Wakil Mudir Bidang Akademik, Wakil Mudir Bidang Kesantrian, Wakil Mudir Bidang Keuangan, Wakil Mudir Bidang Humas, Kepala MTs, Kepala MA, dan pengurus IPM.

Ketiga, penyelenggaraan workshop dalam rangka meningkatkan pemahaman terhadap proses perkaderan di PP. Asy-Syifa’ Muhammadiyah Bantul yang berpijak pada pedoman Sistem Perkaderan Muhammadiyah (SPM) yang disusun oleh Majelis Pendidikan Kader (MPK)  PP Muhammadiyah serta penerapan manajemen pengelolaan kegiatan perkaderan.

Keempat, penyusunan buku panduan kurikulum PPAsy-Syifa’ Muhammadiyah Bantul berbasis kader.

Seno, Direktur PP Asy-Syifa\' Muhammadiyah Bantul, mengatakan program pengabdian kepada masyarakat berbasis persyarikatan Muhammadiyah ini sangat membantu dengan tersusunnya draft buku pedoman kurikulum PP Asy-Syifa’ Muhammadiyah Bantul berbasis kader yang digunakan sebagai pedoman dan landasan resmi bagi seluruh kegiatan yang diselenggarakan di lingkungan PP Asy-Syifa’ Muhammadiyah Bantul.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online